EMPAT LAWANG–Masyarakat Kabupaten Empat Lawang geger. Pasalnya beredar foto dua cewek bugil diduga oknum Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di lingkungan Pemkab Empat Lawang.Penyebaran beberapa foto ini memang cukup mudah, setidaknya hanya melalui ponsel baik via MMS maupun sistem Bluetooth. Tidak heran saat ini, penyebaran foto mesum semakin marak  hingga ke kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Empat Lawang.
Informasi di lapangan menyebutkan, kedua oknum TKS itu bekerja di dua Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) Empat Lawang. Mereka melakukan adegan foto dengan berbagai gaya di sebuah kamar mandi. Beberapa warga yang penasaran dengan adegan foto bugil langsung mencari tahu kebenarannya. Saling bertanya sesama mereka. Bahkan beberapa TKS yang ada di Empat Lawang sekarang sudah ada yang memiliki foto cewek bugil tersebut.
“Sebenarnya foto ini sudah ada sebelum lebaran kemarin, namun baru heboh sekarang ini saja,” ungkap salah seorang TKS minta namanya tidak dikorankan.
Sementara informasi lain menyebutkan, foto bugil kedua oknum TKS dibuat di salah satu apartemen yang ada di Jakarta sekitar pertengahan Agustus 2010 lalu. Hasil penelusuran di lapangan, dua oknum TKS itu diduga berinisial W dan P sengaja datang ke Jakarta dengan seseorang.
Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Suparlan dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum menerima laporan tentang keberadaan foto tersebut. “Kita belum mendapatkan laporannya, namun jika memang foto itu terbukti benar dan sengaja dibuat dan disebarluaskan, maka hal tersebut sudah melanggar Undang-undang (UU) tentang pornografi. Kita akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu kebenarannya, sebelum memanggil kedua oknum tersebut,” terangnya.
Terpisah, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Empat Lawang, Windera Safri mengaku sangat prihatin dan menyayangkan adanya generasi pemuda yang masih berbuat demikian. Menurutnya, Empat Lawang sangat kental dengan budaya timur dan agamis.
Dengan munculnya foto bugil tersebut diyakini dapat merusak citra generasi muda dan melanggar norma agama. “Sangat disayangkan, generasi muda masih terjebak dengan hal-hal yang konyol dan tidak bermoral. Pemuda seharusnya bisa memberikan contoh yang baik dan berperilaku baik pula. Bukan sebaliknya, dengan melakukan perbuatan yang tidak senonoh,” imbuh Widera Safri, kemarin. (02)


    ShoutMix chat widget