Pejabat Pemkot Bagi Tugas

Sabtu, 16 Oktober 2010

Hari ini HUT Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Alex Noerdian Sabtu (16/10) dijadwalkan menghadiri Rapat Paripurna HUT Kota Lubuklinggau ke-9. Kegiatan itu berlangsung di Gedung Kesenian Kota Lubuklinggau, Jalan Garuda, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.
Gubernur dan rombongan bertolak dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, Palembang sekitar pukul 07.00 WIB menggunakan helikopter mendarat di Bandara Silampari pada pukul 08.30 WIB. Kemudian gubernur dan rombongan langsung menuju Gedung Kesenian naik mobil dinas.
Rapat paripurna Istimewa dijadwalkan dilaksanakan pukul 09.00 WIB hingga pukul 10.15 WIB. Selanjutnya gubernur akan membuka kegiatan Linggau Expo di Lapangan Merdeka sekitar pukul 10.30 WIB. Setalah membuka Linggau Expo 2010 sekitar pukul 11.30 WIB, gubernur berencana meletakan tiang pancang Stadion di lokasi Sport Centre di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Petanang, Kecamatan Lubuklinggau Utara I.
Informasi tersebut disampaikan Walikota Lubuklinggau, Riduan Effendi kepada wartawan koran ini disela kesibukanya melihat persiapan stan Linggau Expo didampingi Sekda H Akisropi Ayub, Asisten II Hermansyah Unip, Asisten III Rahman Sani, Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Nobel Nawawi, Jumat (15/10).
Berdasrkan pengamatan Walikota persiapan di lokasi acara sudah siap semua. “Alhamdulillah, dari panitia yang sudah dibentuk masing-masing penanggungjawab setiap kegiatan seperti persiapan paripurna, Sekwan Rustam Effendi, Linggau Expo dipercayakan kepada para Asisten, staf akhli dan Disperindag. Sedangkan di lokasi Sport Center penanggungjawabnya asisten, staf akhli dan Dinas Pekerjaan Umum. Dan Sekda, H Akisropi Ayub koordinator lapangan,” jelas Riduan Effendi.
Riduan Effendi mengakui dalam kegiatan Linggau Expo 2010 kali ini pihaknya tidak memperbolehkan Pedagang Kaki Lima (PKL) berdagang di dalam lokasi Linggau Expo. Hal itu dilakukan agar tidak menimbulkan kesan kumuh. “Kalau ada PKL nanti kelihatan kumuh. Sedangkan Linggau Expo ini murni pameran untuk mempromosikan produk, bukan semata-mata berdagang,” ucapnya.
Namun demikian pihaknya akan memberikan kesempatan kepada PKL dan UMKM dalam kegiatan lain, misalnya dalam momentum peringatan HUT Koperasi. “Setiap peringatan HUT Koperasi ada kegiatan bazaar. Selain itu KNPI juga sering mengadakan kegiatan serupa,” terangnya.
Disamping itu lanjut Riduan Effendi, lokasi kegiatan Linggau Expo tidak terlalu jauh dengan lokasi pusat jajanan Pasar Mambo. “Jaraknya juga dekat, dengan demikian PKL atau pedagang makanan yang berjualan di Pasar Mambo juga akan kebagian rejeki dari Linggau Expo ini,” jelasnya.
Selama kegiatan Linggau Expo 2008, perputaran uang di Kota Lubuklinggau saat itu mencapai Rp 7 miliar. Linggau Expo tahun ini pihaknya menargetkan lebih dari Rp 10 miliar. “Kita perkirakan lebih dari Rp 10 miliar,” paparnya.
Disamping itu, dalam momentum HUT Kota Lubuklinggau ke-9 tahun ini Pemkot Lubuklinggau siap mensukseskan Sea Game 2011 di Sumsel. “Kita mengharapkan balap sepeda gunung diadakan di Kota Lubuklinggau. Kita Sudah sampaikan kepada Gubenur, namun belum ada jawaban,” ungkapnya.
Walaupun tidak bisa di laksanakan di Kota Lubuklinggau, namun paling tidak gaung Sea Games 2011 bergema di seluruh kabupaten/kota se-Sumsel. “Gaung Sea Games itu yang perlu, sehingga daerah kita dikenal,” pungkasnya.(06)


    ShoutMix chat widget