Oknum TKS Pemeran Foto Bugil Dipecat

Jumat, 08 Oktober 2010

EMPAT LAWANG–Beredarnya foto syur diperankan oknum TKS Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Empat Lawang berinisial W dan P membuat beberapa pejabat merasa terpukul. Salah satunya Wakil Bupati H Sofyan Djamal selaku tim pengawas SKPD dengan tegas langsung mengintruksikan pemecatan terhadap W dan P. Perbuatan W dan P dianggap telah melampaui batas moral dan menjatuhkan citra pemerintah dan masyarakat Empat Lawang. “Saya sangat sedih dan malu mendengar informasi ini, karena ulah keduanya. Bukan hanya selaku pemerintah, tetapi sebagai warga Empat Lawang saya kecewa, makanya saya sudah intruksikan kepada dinas terkait untuk segera memberhentikan oknum TKS tersebut,” tegas Wabub, H. Sofyan Djamal, Kamis (7/10).
Dijelaskannya, sesuai dengan prosedur yang ada, sanksi tegas yang diberikan sebagai pembelajaran berharga bagi pegawai lainnya dilingkungan pemerintah Empat Lawang. Baik yang berstatus PNS maupun tenaga honorer, seharusnya tidak berbuat hal serupa.
“Ini sesautu yang memalukan, dan merusak nama baik daerah. Kejadian seperti ini, hendaknya tidak terulang lagi,” jelasnya seraya menambahkan Pemerintah akan mengambil tindakan tegas, dengan melakukan pemecatan terhadap pegawai yang terlibat tindak kriminal, pemakai atau pengedar Narkoba serta pegawai yang telah melakukan tindakan yang amoral.
Selanjutnya Wabub meminta pihak polisi terus melakukan pengusutan terhadap kasus tersebut. “Saya yakin bukan hanya kami yang kecewa, orang tua mereka juga pasti kecewa. Hal ini harus menjadi pelajaran berharga bagi semuanya, jangan sampai terulang kembali,” imbaunya.
Kepala DPPKAD Empat Lawang, Amin Daoed sebagai salah satu atasan kedua okum TKS menegaku telah merekomendasikan pemecatan Selasa (5/10) kepada Bupati Empat Lawang melalui BKD. “Sebelum foto foto mereka semakin tersebar, kami telah merekomendasikan pemecatan. Karena memang aksi yang dilakukan telah mencoreng nama baik institusi dan daerah, walaupun kami tidak tahu apa sebenarnya tujuan penyebaran foto foto syur tersebut,” kata Amin.
Sementara Kaplsek Tebing Tinggi, AKP Suparlan mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus tersebut. Jika kedua oknum TKS itu terbukti sengaja melakukan penyeberan foto-foto bugilnya akan dijerat dengan UU pornografi. Diakui Suparlan, keduanya telah menjalani pemeriksaan dalam kapasitas sebagai saksi. “Pengakuan kedua mantan TKS itu sudah kami terima, untuk pengembangannya akan dilakukan pemanggilan terhadap saksi lainnya,” terang Suparlan.
Dijelaskannya, lebih lanjut pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap pengakuan W dan P. Dugaan sementara ada orang dekat W dan P yang sengaja menyebarluaskan fotonya. “Kita akan memintai keterangan korban dan saksi lainnya guna mencari pelaku penyebaran foto-foto,” ucapnya.
Ketika dibincangi wartawan koran ini, W dan P tak menafik foto bugil yang saat ini telah tersebar adalah dirinya. ”Foto-foto tersebut kami buat untuk koleksi pribadi, kami tidak tahu kalau ada orang yang mengedarkannya. Kami yakin ada yang berbuat jahat, karena kami sempat mendapat pesan di Handphone yang sifatnya meneror,mengancam kalau foto syur punya kami akan disebarkan keorang banyak. Memang sampai saat ini, kami tidak tahu jelas maksud dan tujuan teror tersebut,” akunya. (02)


    ShoutMix chat widget