OB Bank Danamon Tewas Dibunuh

Senin, 04 Oktober 2010

LUBUKLINGGAU-Warga Perumnas Dayang Torek RT 09, Kelurahan Ulak Lebar, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Minggu (3/10) sekitar pukul 06.30 WIB, geger. Pasalnya Syaiful Effendi (36), warga setempat ditemukan tewas di kebun karet milik warga Kelurahan Pelita Jaya. Mayat Syaiful ditemukan lebih kurang 10 meter dari pinggiran Sungai Kelingi, Perumnas Dayang Torek RT 07, Kelurahan Ulak Lebar, dengan posisi terlungkup.
Informasi dihimpun wartawan koran ini menceritakan, kronologis penemuan mayat korban bermula saat salah seorang warga RT 06 Prumnas Dayang Torek, Kelurahan Ulak Lebar-belum diketahui namanya-, berangkat ke kebun untuk menyadap karet. Saat tiba di kebun, ia terkejut melihat sesosok mayat dalam posisi terlungkup belakangan diketahui Syaiful Effendi Office Boy (OB) Bank Danamon Cabang Lubuklinggau.
Mendapati hal ini, ia langsung melapor kepada warga sekitar dan ke Ketua RT 09, Bazarudin diteruskan ke anggota Subsektor Polsek Lubuklinggau Barat II dan Polres Lubuklinggau. Menerima laporan penemuan mayat, Kanit Pidum I Ipda Forliamzons, dan Brigadir Ibnul S bersama anggota polisi lainnya menuju ke lokasi kejadian.
Selanjutnya petugas melakukan evakuasi jenazah Syaiful Effendi. Guna kepentingan penyidikan, jenazah dibawa ke Rumah Sakit (RS) dr Sobirin Musi Rawas (Mura) untuk divisum et repertum.
Hasil sementara visum et repertum, jenazah Syaiful ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diantara terdapat luka benda tumpul dibagian kepala belakang, dada, dan leher.
Kejadian tersebut langsung mendapat respon Kapolres Lubuklinggau, AKBP Takwil Ichsan yang langsung mendatangi lokasi kejadian bersama beberapa anggota untuk melakukan olah TKP.
Menurut keterangan Bakti Hendra (20), adik ipar korban, sebelum kejadian Syaiful Effendi berpamitan untuk keluar rumah. “Siang kemarin (Sabtu, 2/10) sekitar pukul 11.00 WIB, dia (korban) main ke belakang. Ya biasanya ke rumah temannya Malik dan Mid. Namun ditunggu-tunggu hingga malam hari, Syaiful tidak kunjung pulang ke rumah,” jelasnya.
Dia baru mengetahui kalau kakak iparnya meninggal dunia, setelah melihat ada mobil polisi datang ke Sungai Kelingi dikabarkan ada penemuan mayat. Bakti pun bersama beberapa warga mengikuti mobil polisi tersebut guna melihat siapa sesosok mayat yang diinformasikan masyarakat.
“Syaiful memiliki dua anak, sementara ia sudah pisah dengan istrinya. Dia tidak memiliki musuh atau masalah dengan orang lain,” ucapnya.
Sementara, Ketua RT 09, Bazarudin kepada wartawan koran ini membenarkan mayat yang ditemukan merupakan salah seorang warganya. “Sosok almarhum cukup baik dan bermasyarakat dengan warga lainnya,” ungkapnya.
Terpisah, Kapolres Lubuklinggau, AKBP Takwil Ichsan kepada wartawan koran ini menyatakan, pihaknya akan mengusut tuntas kasus kematian Syaiful Effendi. “Hasil sementara visum RS dr Sobirin Mura menyebutkan, ditemukan luka akibat benda tumpul di bagian belakang, leher, mata kiri. Kuat dugaan, Syaiful Effendi dibunuh,” kata Takwil.
Lanjut Takwil, jika dilihat postur tubuh korban, kekar dan tinggi, diperkirakan tidak mengalami luka sebelum perkelahian. “Dia mengalami luka akibat dipukul benda tumpul,” jelasnya.
Ditambahkan Takwil, pihaknya berharap kepada masyarakat supaya memberikan informasi yang mengetahui kejadian tersebut. Sehingga kasus dugaan pembunuhan ini segera terungkap. “Kami masih melakukan penyelidikan identitas pelaku,” pungkasnya. (08)


    ShoutMix chat widget