Mura-Linggau Aman dari Ahmadiyah

Sabtu, 09 Oktober 2010

MUSI RAWAS–Jemaah Ahmadiyah di Provinsi Sumsel dipastikan tidak terlalu banyak. Hal ini berdasarkan pantauan Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama unsur muspida. Jemaah Ahmadiyah hanya ada di Kabupaten Lahat, sedangkan di Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Kota Lubuklinggau tergolong aman dari penyebaran dan aktifitas jemaah Ahmadiyah yang menghebohkan masyarakat.
Kepala Kemeng Sumsel, Najib Haitami ketika dikonfirmasi kepada koran ini membenarkan hal tersebut. “Ahmadiyah tidak bisa berkembang di Sumsel sebab ada SK Gubernur Sumsel yang melarang aktifitasnya. Untuk Kabupaten Mura dan Kota Lubuklinggau mudah-mudahan aman dari Ahmadiyah,” ungkap Najib Haitami, usai melantik pejabat di lingkungan Kemenag Mura, Jumat (9/10).
Sekedar mengingatkan, sewaktu Gubernur Sumsel dijabat Mahyuddin NS tahun 2008 lalu mengeluarkan SK No. 563/KPTS/BAN.KESBANGPOL & LINMAS/2008 tentang larangan terhadap aliran Ahmadiyah dan aktivitas penganutnya, anggota dan atau anggota pengurus JAI dalam wilayah Sumsel.
Najib Haitami menyatakan dengan adanya SK Gubernur Sumsel, ajaran Ahmadiyah di Sumsel dipastikan tidak bisa berkembang. “Ahmadiyah tidak bisa berkembang karena ada SK Gubernur Sumsel beberapa waktu lalu menyebutkan Ahmadiyah bukan agama.
Saya yang tahu persis di Sumsel terpantau di kita sudah kerjasama dengan Kapolda, Kejati, memerhatikan hal tersebut,” papar Najib Haitami.
Audit Keuangan Selain masalah Ahmadiyah, disisi lain Najib Haitami menyatakan Januari 2011 mendatang Badan Pemeriksa Keuangan akan melaksanakan audit khususnya di jajaran Kemenag Sumsel, IAIN dan balai. “Jadi mulai dari sekarang saya mengingatkan hati-hati tolong diperbaiki laporan keuangan yang belum sempurna hingga mesti dibenarkan kembali. Jangan sampai nanti ada hal-hal tidak diinginkan terjadi,” himbaunya.
Najib Haitami mencontohkan, pegawai Kemenag memberikan bantuan kepada sekolah swasta tetapi bantuan itu masuk sekolah negeri. “Memang disalurkan tetapi itu salah penyaluran. Dan kejadian itu salah juga. Saya minta hati-hati kalau keuangan belum sempurna, kita perbaiki,” papar Najib Haitami mencontohkan kejadian itu berada di Jawa Timur dan kita tidak ingin terjadi di Kabupaten Mura dan Lubuklinggau. (01)


    ShoutMix chat widget