Partai Golkar Tetap Pertahankan Kadernya

Senin, 06 September 2010

MUSI RAWAS–Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golongan Karya (Golkar), Abu Rizal Bakrie mengatakan, pihaknya akan mempertahankan kadernya yang tersangkut skandal kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.

“Kita harus mengedepankan azas praduga tidak bersalah. Selagi ini belum ada keputusan hakim, Partai Golkar tetap akan membela kadernya,” kata Abu Rizal Bakrie usai menghadiri pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas (Mura) terpilih periode 2010-2015, H Ridwan Mukti dan H Hendra Gunawan, di gedung paripurna DPRD Kabupaten Mura, Minggu (5/9).

Jika nantinya para pengurus partai berlambang pohon beringin tersebut sudah memiliki kekuatan hukum, maka pihaknya akan melakukan pergantian. Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan pembelaan kepada para kadernya yang berjumlah 10 orang yang saat ini tengah ditetapkan sebagai tersangka penerima kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI), Miranda Goeltom oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sebelumnya, KPK menetapkan 10 politisi Partai Golkar sebagai tersangka kasus suap pemilihan DGS BI, Miranda S Goeltom, bersama dengan 16 anggota DPR priode 1999-2004.

Ke sepuluh kader Golkar ini antara lain Baharuddin Aritonang, Antony Zeidra Abidin, Ahmad Hafiz Zawawi, Boby Suhardiman, Paskah Suzetta, Hengky Baramuli, Reza Kamarullah, Asep Ruchimat Sudjana, Marthin Bria Seran dan TM Nurlif.(07)


    ShoutMix chat widget