Mahasiswa Baru Diduga Kesurupan

Rabu, 22 September 2010

LUBUKLINGGAU–Sekitar 10 mahasiswa baru salah satu sekolah tinggi di Kota Lubuklinggau, Selasa (21/9) diinformasikan bertingkah laku aneh layaknya orang kesurupan. Pristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, saat angin kencang melanda lokasi Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (OSPEK). Informasi dihimpun wartawan koran ini dari salah seorang peserta OSPEK menyebutkan, kejadian bermula setelah selesai mengikuti materi orientasi dihalaman sekolah, seluruh peserta memasuki ruangan bersiap untuk pulang. Saat berada di dalam kelas, salah seorang peserta bertingkah laku aneh diduga kesurupan. Tidak lama berselang, sembilan peserta lain menyusul kesurupan secara bergantian, bahkan ada yang sempat kejang-kejang dengan kondisi mata yang memerah. Seluruh peserta berhasil disembuhkan oleh seorang guru sekitar 15 menit kemudian.
“Saat angin kencang, seluruh peserta OSPEK langsung bubar masuk keruangan bersiap-siap pulang. Tapi saat dalam ruangan ada sekitar 10 orang kesurupan kejang-kejang sembari berteriak. Karena takut, saya langsung pulang dan tidak tahu lagi bagaimana kejadiannya” cerita salah seorang perserta yang namanya minta dirahasiakan.
Persi lain menceritakan, peserta OSPEK bertingkah laku aneh karena merasa ketakukan saat angina kencang menghantam tenda peserta OSPEK. Ketika itu para peserta OSPEK sedang serius menyimak materi debat mahasiswa.
Hal ini membuat seluruh peserta OSPEK panik, sehingga sejumlah peserta berlari, karena khawatir tenda tempat mereka berlindung roboh diterjang angin.
Sementara pihak sekolah berinisial SF ketika dikonfirmasi tadi malam, membantah kalau calon mahasiswanya mengalami lesurupan. Para peserta tersebut hanya mengalami shok akibat angin kencang yang melanda, dan jumlahnya hanya lima orang. “Kencangnya angin pada pukul 16.45 WIB, membuat sejumlah mahasiswa panik. Sehingga mengakibatkan lima orang peserta OSPEK mengalami sok dan menangis. Mereka bukan kesurupan melainkan sok melihat derasnya angin,” bantah SF.
Ditambahkannya, peristiwa tersebut tidak berlangsung lama. Pihak panitia OSPEK dan dosen langsung berusaha mengatasinya. “Dosen yang stanbay langsung mengatasi masalah ini,”akunya. (03/10)


    ShoutMix chat widget