Pengantinya Iptu Edi Putra Jaya
MUSI RAWAS–Janji Kapolres Musi Rawas (Mura) AKBP Imam Sachroni merubah struktur Kepolisian Sektor (Polsek) Rawas Ulu pasca tragedi pembakaran Mapolsek oleh massa terbukti. Untuk mempercepat hubungan harmonis antara masyarakat Rawas Ulu dengan Polri, pejabat nomor satu di jajaran Polres Mura ini mencopot Kapolsek Rawas Ulu AKP BL Telaumbanua. Selanjutnya jabatan Kapolsek Rawas Ulu diserahkan kepada Iptu Edi Putra Jaya yang sebelumnya menjabat Kapolsek Karang Dapo.
Posisi Kapolsek Karang Dapo dijabat Ipda Diaz Oktoro sebelumnya KBO Reskrim Polres Mura yang kini mengalami kekosongan. Sementara AKP BL Telaumbanua menjadi Perwira Pertama (Pama) Polres Mura menunggu keputusan Kapolda Sumsel Irjen Pol Hasyim Irianto.
Upacara serah terima jabatan (Sertijab) ketiga Pama tersebut dilaksankan di Aula Mapolres Mura, Kamis (16/9) sekitar pukul 13.30 WIB, dengan inspektur upacara Kapolres Mura AKBP Imam Sachroni dan komandan upacara Ipda Beni.
Kapolres Mura, AKBP Imam Sachroni usai memimpin Sertijab, kepada wartawan mengungkapkan, pergantian jabatan ditubuh kepolisian, khususnya di Mapolsek Rawas Ulu merupakan hal biasa. Namun, dirinya tidak menapik pencopotan jabatan AKP BL Telamubanua buntut dari aksi pembakaran Mapolsek Rawas Ulu oleh massa yang diawali tindakan arogan oknum anggota polisi.

“Alasan pertama mutasi karena yang bersangkutan (AKP BL Telaumbanua) sudah lama menjabat Kapolsek Rawas Ulu. Alasan kedua memang dibutuhkan penyegaran agar komunikasi dengan masyarakat dapat kembali normal pasca tragedi pembakaran Mapolsek. Untuk sementara, saudara Telaumbanua ditempatkan di Pama Polres Mura sampai menunggu petunjuk dari Mapolda,” jelasnya.

Khusus kepada Kapolsek baru, Imam Sachroni berpesan supaya segera melakukan konsolidasi dan koordinasi terhadap unsur Muspika, Kepala Desa, tokoh masyarakat dan elemen masyarakat Rawas Ulu. Tujuannya agar dapat mempercepat tumbuhnya kembali suasana kondusif dan harmonis antara Polri dan masyarakat setempat.

“Saya pun mengucapkan terimakasih atas pengabdian yang dilakukan saudara Telaumbanua selama ini yang dirasakan cukup baik. Untuk pejabat baru secepatnya melakukan konsolidasi,” imbuhnya.

Selain mencopot jabatan AKP Telaumbanua, Kapolres juga berjanji akan melakukan penyegaran terhadap seluruh anggota Polsek Rawas Ulu. Kedepan seluruh personil Polsek Rawas Ulu akan diisi anggota yang baru. “Saya harap mutasi ini jangan disalah artikan karena setiap masa jabatan pasti akan berakhir. Namun berakhirnya suatu jabatan bukan berakhirnya pengabdian kita kepada masayarakat. Kita bisa meneruskan pengabdian ditempat yang baru. Jabatan merupakan amanah harus kita jalankan dengan sungguh-sunguh,” pesan Kapolres.

Berkait adanya dua anggota Mapolsek Rawas Ulu, Bripda J dan Britu RF yang dinilai bersikap indisipliner sehingga menyebabkan terjadinya amuk massa? Kapolres menyatakan keduanya masih dalam tahap pemberkasan dan menunggu proses sidang kode etik.
“Mereka dinilai menurunkan harkat dan martabat Polri karena menyakiti masyarakat, jadi dinilai perlu ada sanksi disiplin terhadap mereka. Nantinya juga kami berencana akan mengganti sejumlah anggota Polsek Rawas Ulu yang diduga ikut terlibat dalam masalah itu,” katanya.(08/03)


    ShoutMix chat widget