*Pemkab Mura 257 CPNSD
LUBUKLINGGAU-Akhirnya kuota CPNSD Kota Lubuklinggau formasi 2010 terkuak. Jumlahnya mencapai 242 orang. Dari 242 orang yang bakal diterima yang paling banyak tenaga tehnis jumlahnya mencapai 118 orang. Sedangkan guru hanya 50 orang, tenaga kesehatan 74 orang.

Sementara Pemkab Musi Rawas (Mura) mendapatkan jatah 257 orang. Dari hasil rapat di BKD Provinsi Sumsel, baru-baru ini, diketahui 257 orang terdiri dari guru 116, kesehatan 77 orang, dan teknis 64 orang. Untuk formasi guru SD lebih mendominasi dibandingkan formasi lainnya.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Lubuklinggau, Sunardi, pihaknya mengusulkan menerima CPNSD 700 orang, namun yang dikabulkan hanya 242 orang. “Menentukan jumlah penerimaan pegawai kewenangan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Men-PAN). Dan hal itu berkaitan dengan APBDN 2011, karena untuk membayar gaji CPNS dan PNS dari APBD yang diterima pemerintah daerah melalui Dana Alokasi Umum (DAU),” jelasnya.

Menurut dia, saat mengusulkan ke BKN pihaknya paling banyak untuk tenaga tehnis. “Pemkot Lubuklinggau masih kekuarangan tenaga teknis sehingga yang diusulkan paling banyak untuk tenaga teknis,” akunya.

Untuk tenaga guru, lanjut Surnadi, masih cukup memadai hanya beberapa bisang studi tertentu saja yang diarasa masih kurang, diantaranya guru bimbingan konseling dan guru olaraga. “Berdasarkan laporan dari Dinas Pendidikan (Disdik) hanya guru mata pelajaran tertentu yang dirasa masih kurang. Guru pelajaran lainnya dirasa masih memadahi jumlahnya walaupun dalam tahun ini ada 40 guru yang pensiun. Yang pensiun kebanyakan guru SD ,” ungkapnya.

Ia mengaku, belum dapat memastikan kapan pelaksanaan penerimaan CPNSD dilakukan. “Saya belum tahu kapan dilaksanakan. Kami masih menunggu kabar dari BKN Regional VII, Palembang,” ucap Sunardi.

Mengenai honorer yang berpeluang diangkat menjadi CPNSD pihaknya masih melakukan pendataan. “Honorer yang bisa atau berpeluang untuk diangkat menjadi CPNSD adalah honorer yang menerima gaji terhitung Januari 2005, baik yang dibayar melalui APBN maupun APBD mulai dari honorer guru maupun honorer di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Kentuan tersebut berdasarkan surat edaran dari Men-PAN,” sebutnya.

Berdasrkan data sementara honorer guru yang akan diusulkan untuk diangkat menjadi CPNSD lebih kurang sekitar 232 orang. “Namun data tersebut belum valid kami masih melakukan pendataan. Kalau honorer non guru belum tahu jumlahnya karena masih menungguh laporan dari SKPD,” paparnya.

Menurut Surnadi, pengangkatan honorer menajdi CPNSD masih mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) No 48 tahun 2005 junto PP No. 23 tahun 2007. “Dasar hukumnya masih mengacu ke PP tersebut. Dalam PP tersebut jelas mengatur honorer yang diangkat jadi CPNSD adalah honorer yang memiliki SK 2005. Dengan demikian honorer angkatan diatas 2005 belum ada dasar hukumnya untuk diangkat menjadi CPNSD,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala BKPP Kabupaten Mura, Hj Rita Mardiah membenarkan jika formasi CPNSD Mura tahun 2010 disetujui BKN dan MenPAN ada 257 orang. “Formasi paling banyak untuk guru SD, kalau guru SMP dan SMA sekarang di Kabupaten Mura sudah banyak. Hingga disetujui formasi untuk guru SD cukup banyak,” jelas Rita Mardiah, beluam lama ini.
Meski menolak untuk menyebutkan rinci jumlah formasi disetujui, Rita Mardiah memperkirakan penerimaan CPNSD berlangsung tidak lama lagi. Sebab pihaknya sekarang sedang memproses lebih lanjut tahapan penerimaan pegawai baru tersebut. “Kita akan memprosesnya sesuai dengan tahapan yang sudah ditetapkan,” imbuhnya. (06/01)


    ShoutMix chat widget