Pengamanan Bank Ditingkatkan

Rabu, 25 Agustus 2010

CURUP-Maraknya aksi perampokan terjadi akhir-akhir ini di Kabupaten Rejang Lebong membuat Polres Rejang Lebong harus menyediakan pengamanan ekstra di sejumlah fasilitas umum. Pengamanan itu dilakukan di Bank, toko emas, dan SPBU.

Instruksi ini disampaikan Kapolres Rejang Lebong, AKBP Umar Syaid saat apel bersama Polri dan TNI di halaman Polres Rejang Lebong, baru-baru ini.
Kapolres menegaskan pengamanan di perbankkan, toko emas, serta SPBU akan diperketat dengan mengerahkan sejumlah porsonil kepolisian bersenjata lengkap di setiap lokasi. 

 "Kita akan siagakan angota kita untuk stanby di lokasi-lokasi tersebut. Serta ada juga yang melakukan patroli di seputaran Kota Curup," ujar Kapolres.

Pantauan di lapangan aparat dengan bersenjata lengkap siap siaga di beberapa lokasi, seperti bank, toko Emas, dan SPBU.
Yanto (34), salah seorang satpam di Bank BNI Cabang Curup mengatakan pengamanan diperbankan ini hampir sama seperti biasanya, hanya saja di sini ada aparat kepolisian ikut membantu dan disigakan guna antisipasi perampokan. "Pengamanan di bank ada satu orang dari pihak kepolisian, serta untuk satpam ada 3 orang, 1  orang disiagakan diluar. Sementara 2 orang lagi disiagakan dalam ruangan," katanya.

Selain di beberapa Bank, pemilik toko juga mengaku sangat takut dengan banyaknya aksi perampokan sering terjadi. Untuk mengantisipasi selain adanya pihak keamanan yang berjaga maka pemilik toko mengatur jadwal jam kerja.

"Salah satu antisipasi tindakan kejahatan, kami juga membuka toko tidak pagi hari seperti hari biasanya pukul 07.00 WIB kita sudah buka. Sekarang nunggu warga ramai sehingga apabila ada aksi perampokan akan mudah diketahui oleh warga dan keamanan," kata Maris, salah satu pemilik toko. (09)

Sekjen Kementrian Pertanian Kunjungi Perkebunan Kentang dan Peternakan Sapi
CURUP- Sekertaris jendral kementerian Pertanian Dr Ir Hasanudin Ibrahim, disampingi Asisten II Setda Rejang Lebong Drs Samsul Effendi dan beberapa Kepala Dinas Intansi terkait sekitar pukul 07.30 WIB selasa (24/8) mengunjungi Perkebunan Kentang Merah di Desa
Sumber Bening kecamatan Selupu Rejang.

Ia mengaku sangat terkesan dengan produk pertanian yang dikembangkan di Rejang Lebong itu. Hanya saja kendala bibit masih menjadi masalah yang dihadapi para petani kentang. "Soal pengembangan bibit, nanti kita minta Dinas Pertanian membantu pengembangan bibit," katanya.

Selanjutnya, Produk unggulan lain yang dikunjungi Sekjen ialah peternakan sapi perah di Karang Jaya dan Peternakan Sapi potong di Desa Air Dingin dan Kayu Manis. Untuk peternakan sapi potong bantuan
tahun November 2007 lalu, Hasanudin juga mengaku sangat senang dengan peningkatan peranakan sapi yang kini sudah meningkat dua kali lipat.

Dalam kunjungan tersebut, salah satu anggota Kelopok peternak Maju Bersama Desa Kayu Manis Asmai (41) menuturkan, bantuan awal yang
diberikan kepada mereka awalnya 49 ekor indukan. Kini jumlah sapi yang mereka pelihara hasil peranakannya sudah 94 ekor, bahkan sudah melakukan pertama kali tahun awal 2010 lalu.

Ia juga menuturkan, untuk mengembangkan masih ada kendala diantaranya masih terbatas pakan konsentrat. "Kalau hijauan pakan ternak kita berlimpah bahkan menanamnya sendiri dikebun-kebun warga," katanya. (09)


    ShoutMix chat widget