LUBUKLINGGAU- Panti Asuhan, Yayasan Pendidikan Sosial Al-Kautsar, butuh bantuan financial, guna meningkatkan pembangunan di yayasan tersebut. Dengan tujuan mampu mewujudkan program pendidikan yang telah direncanakan, kendati fasilatas merupakan power (kekuatan) dalam mencerdasakan anak.

Ketua Yayasan Al-Kautsar Bastami, mengatakan pembangunan fisik maupun non fisik  di pendidikan Al-Kautsar belum memenuhi standar dan boleh dikatakan masih minim. Untuk itu, menyikapi sarana pembangunan fisik dan non fisik, maka pihaknya berupaya untuk membenahi fasilitas belajar dan mengajar di pendidikan panti asuhan tersebut.

“Belum lagi kami menyikapi biaya makanan anak-anak setiap bulanya mencapai Rp. 7.400.000/bulan. Dan insentif 8 orang guru dan karyawan hingga Rp. 850.000/ bulan. Maka kami, berharap kiranya ada donatur yang bisa bekerjasama dalam membangun dan mencerdaskan anak bangsa, serta mempermudah anak panti dalam belajar,” kata Bastami kepada wartawan koran ini, Kamis (26/8).

Ia mengatakan, dana pembangunan fisik dan mobiler yang di butuhkan untuk pengembangan yayasan pendidikan sosial Al-Kautsar tahun ajaran 2009/2010 ini mencapai Rp. 73.229.000 dan biaya makan anak panti dan kesejahteraan guru setaip bulan Rp. 8.290.000.  “Sedikitnya 32 siswa yang menimba ilmu di Yayasan Pendidikan Sosial Al-Kautsar, yang terdiri dari 17 orang putra dan 15 orang putri,” ungkapnya.

Menurut dia, keberadaan Yayasan Pendidikan Sosial Al-Kautsar dinilai positif oleh berbagai pihak masyarakat kelurahan dan kecamatan serta didukung instansi terkait. Untuk itu kami akan mengajak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau bekerjasama, kemudian SD Negeri 66, SMP Negeri  13, SMP ICM, dan MAN 2 Lubuklinggau. Dengan tujuan anak yang belum dapat menyelesaikan SD akan di arahkan ke SDN 66, dan yang sudah tamat akan dilanjutkan ke SMP. Dan yang telah tamat SMP dilanjutkan ke MAN 2 Lubuklinggau, dengan ketentuan anak-anak tersebut akan diberikan pakaian serta mendapatkan fasilitas inap di kantor Yayasan Pendidikan Sosial Al-Kautsar.

Untuk diketahui, Lembaga Pendidikan Al-Kautsar didirikan pada 4 Oktober 2005, yang dilatar belakangi oleh meningkatnya minat santriwan dan santriwati di Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ)  Al-Kautsar Lubuklinggau. Proses belajar mengajar ini diikuti oleh anak yatim piatu dan kurang mampu. “Kami berharap dengan hadirnya Yayasan Pendidikan Sosial  Al-Kautsar dapat memberantas buta aksara Al-Quran dan meningkatkan seni serta budaya islam yang sampai saat ini belum seluruhnya dapat terpenuhi dalam rangka peningkatan dan penghayatan serta pemahaman Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, melalui lembaga ini dapat membantu anak yang yatim piatu  dan kurang mampu untuk belajar seperti halnya anak-anak yang lain,” harap Bastami. (10)   


    ShoutMix chat widget