Oknum TKS Diduga Lakukan Pungli

Jumat, 27 Agustus 2010

*Kadishub Siap Tindak Tegas
EMPAT LAWANG- Maraknya aksi pungutan liar (Pungli) terhadap kendaraan angkutan umum, menjadi keluhan beberapa pengendara yang melewati sepanjang Jalinsumteng Tebing Tinggi. Saat melakukan aksinya beberapa pelaku diduga merupakan oknum Tenaga Kerja Sukarela (TKS) dilingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Empat Lawang tidak hanya meminta tetapi nekad melakukan paksaan dengan ancaman jika sopir menolak.
”Saya sangat mengecam aksi nakal tersebut, karena dapat merusak citra dan nama baik Dishub dan Empat Lawang. Secara umum kami memang sudah menerima laporannya, sebelumnya kami telah melakukan penyisiran kesetiap tempat. Terutama dibeberapa titik lokasi para TKS tersebut mangkal, dan melakukan aksinya. Tetapi Ya karena mereka memang gesit, kami agak sulit melakukan penangkapan,” ungkap Kadishub Empat Lawang, H Pik Malil Arwan, Kamis (26/8).

 Dijelaskannya, mengenai permasalahan ini, pihaknya sudah mengajukan permohonan penindakan secara hukum kepada pihak Kepolisian. Karenanya jika memang masih ditemukan ada oknum TKS yang melakukan pungli, dapat dilakukan penagkapan dan diproses sesuai hukum.
Setidaknya untuk mengantisipasi, sejumlah oknum TKS tersebut telah diberikan penjelasan dan larangan baik secara lisan maupun tertulis. Tetapi kemungkinan karena menganggap remeh, mereka masih melakukan pungli terhadap angkutan yang melewati Jalinsumteng Tebing Tinggi.
”Dalam hal ini surat permohonan penangkapan sudah kami sampaikan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Tebing Tinggi dan Satuan Pol PP Empat Lawang. Selanjutnya secara rutin, akan dilakukan pantauan dan penyelidikan disetiap titik yang berpotensi dilakukan pungli,” terangnya.

Dengan adanya aksi yang mempermalukan Dinas Perhubungan itu, diakui Pik pihaknya sangat geram. Karenanya dengan diberikan ancaman proses secara hukum, setidaknya dapat memberikan efek jera. Mengenai adanya laporan baik dari para pengemudi dan masyarakat, sebenarnya memang sudah sejak beberapa waktu lalu. Dalam hal ini pihak Dishub telah berupaya melakukan pengecekan dan memantau kondisi dilapangan, tetapi hingga saat ini sudah merasa kualahan atas aksi pungli mereka.
”Yang pasti kami sudah lapor ke polisi dan Pol PP, jika memang masih ada yang melakukan pungli. Silakan tangkap dan proses secara hukum, karena dianggap merusak citra Dinas Perhubungan termasuk Kabupaten Empat Lawang,” imbuhnya.


Ditambahkannya, untuk sementara beberapa titik operasi yang berpotensi pungli sudah dilakukan penyetopan, diantaranya di Lorong Pompa dan beberapa titik Jalinsumteng lainnya. Mengenai pungli, memang tidak dilakukan di seputaran pasar, tetapi lebih banyak dilakukan di Sekitar Jalinsumteng Talang Gunung, Saling serta beberapa daerah yang terkadang tidak terjangkau oleh pengawasan Dinas Perhubungan.
”Saya yakin dari aksi mereka, ada yang mengomandoi. Berkemungkinan kegiatan yang mereka lakukan cukup memberikan hasil, sehingag banyak yang terpancing untuk ikut-ikutan melakukan pungli tanpa memikirkan akibat dari tindakannya. Kedepan diharapkan pegawai dan TKS Dishub dapat lebih profesional, jangan sampai melakukan hal hal yang melanggar kode etik Dishub dan Undang Undang. Setidaknya dengan niat yang ikhlas, bersama membangun Empat Lawang menuju EMASS,” paparnya. (02)


    ShoutMix chat widget