Oknum PNS Tewas di Patok Besi

Senin, 23 Agustus 2010

LUBUKLINGGAU–Warga lokalisasi Patok Besi RT 07 Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Sabtu (21/8) sekitar pukul 22.00 WIB, geger. Pasalnya seorang oknum PNS Pemkab Musi Rawas (Mura) berinisial Zul (40), warga Jalan Bengawan Solo RT 03 Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, tewas.
Dugaan sementara, tewasnya Zul diduga akibat pembuluh darahnya, sehingga menderita sakit jantung dan darah tinggi. Informasi diterima wartawan koran ini di lapangan menceritakan, kronologis kejadian bermula Zul berniat rujuk kembali bersama mantan istri mudanya, Iy (37), warga Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, setelah berpisah tiga bulan yang lalu.
Selanjutnya Sabtu (21/8) sekitar pukul 22.00 WIB keduanya berjanji akan bertemu di Lokalisasi Patok Besi RT 7 Kelurahan Sumber Agung. Sebelum bertemu dengan mantan istri mudanya, Zul mampir ke warung jamu untuk minum obat kuat. Lalu korban mengendarai sepeda motor Honda Revo 110 Nopol BG 4426 HN menuju ke Jalan Waringin Kelurahan Puncak Kemuning. Dan bertemu dengan Iy, yang berangkat dari rumah menumpang ojek.
Kemudian keduanya pergi ke lokalisasi Patok Besi tujuan ke rumah Siti. Saat itu, rumah Siti dalam kondisi tertutup, namun Zul tetap memaksa masuk dengan alasan hanya akan menumpang minum. Akhirnya, Siti membuka pintu, lalu Zul dan Iy masuk ke dalam rumah. Saat berada didalam rumah, Zul diduga minum minuman keras dicampur minuman energi merk Krantingdaeng, sedangkan Iy asyik menonton TV. Kemudian, Zul pergi ke kamar mandi lalu pergi ke kamar tidur dan merebahkan tubuhnya.
Melihat Zul tidak keluar-keluar dari kamar, Iy menyusul masuk ke dalam kamar, lalu keduanya (Maaf, red) bercumbu melepas kerinduan. Belum sempat berhubungan suami istri, Zul tiba-tiba kejang-kejang dan tak sadarkan diri. Iy yang panik langsung keluar kamar meninggalkan Zul menemui pemilik rumah dan berteriak meminta tolong. “Saat keluar kamar Iy dalam keadan panik lalu ditanya sama Siti ada apa?. Lantas Iy menceritakan kondisi Zul yang masi berada di dalam kamar. Saat Iy dan Siti masuk kedalam Zul sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan kondisi badan sedikit membiru,” cerita Fr warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
Warga sekitar mendengar terikan Iy berhamburan keluar rumah mendekati TKP. Selanjutnya Zul langsung dibawa ke RS dr Sobirin Mura, guna mendapat pertolongan medis. Rupanya Tuhan berkehendak lain, korban diduga tewas saat dalam perjalanan menuju ke rumah sakit.
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Takwil Ichsan melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara, AKP Ikhromi SD kepada wartawan koran ini, Minggu (22/8) membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Hasil pemeriksaan sementara oleh tim dokter, korban menderita sakit jantung dan darah tinggi hingga memecahkan pembuluh darah,” ungkap Ikhromi didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Kadarusman.

Lanjut dia, tim dokter menyarankan korban untuk diautopsi namun pihak keluarga Zul tidak mengizinkannya. “Jenazah sudah dibawa pulang keluarganya untuk dimakamkan,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Musi Rawas, Suharto Patih saat dihubungi tadi malam, membenarkan kalau Zul merupakan PNS di bagian penyuluh lapangan. “Benar yang bersangkutan (Zul) bekerja sebagai penyuluh lapangan di lingkungan Disbun Mura,” ujar Suharto Patih lewat Hp-nya. (08/mg02)


    ShoutMix chat widget