TERAWAS-Warga Dusun Sungai Ulu Desa Lake, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Selasa (3/8) sekitar pukul 10.30 WIB, geger. Pasalnya, Kelana (19), warga Desa Rantau Jaya, Kecamatan Karang Jaya, tewas mengenaskan dengan kondisi 11 luka tikaman.

Luka tusuk ditubuh korban itu terdapat di bagian leher kanan, bahu kanan, dada kanan dan kiri. Selanjutnya, luka tusuk pada perut, telinga, tengkuk, serta kedua tangan, belikat kanan dan kiri.

Pelakunya diduga berinisial BM (19), warga Desa Embacang, Kecamatan Karang Jaya. Dugaan sementara motif pembunuhan karena cemburu dan pelaku masih dalam pengejaran anggota Polsek Terawas.

Informasi diterima wartawan koran ini di lapangan menceritakan, sebelum kejadian Senin (2/8) malam, korban bersama pelaku dan istrinya Snt serta saudara iparnya menghadiri organ tunggal. Usai acara, Snt dibonceng iparnya sedangkan korban membonceng BM menuju perjalanan pulang dan tidak terjadi apa-apa.

Keesokan harinya Selasa (3/8) pagi hari, Snt diinformasikan menemui korban di rumahnya. Setelah beberapa saat, Snt pulang kerumahnya dan hampir pada saat bersamaan, BM mendatangi rumah Kelana. Diperkirakan karena rasa cemburu dengan istrinya, BM diduga menikam korban hingga berkal-kali menggunakan senjata tajam (Sajam) jenis pisau. Akibatnya korban yang masih berstatus lajang (bujangan) itu tewas sekita di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Puas melampiaskan kekesalannya, pelaku melarikan diri.

Tetangga korban mengetahui kejadian itu langsung melapor ke Mapolsek Terawas. Menerima laporan, anggota Polsek Terawas dipimpin AKP Armansyah bersama beberapa anggota mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Dan jenazah korban dibawa ke RS dr Sobirin Mura guna dilakukan visum et repertum.

Setelah meminta keterangan beberapa saksi, petugas melakukan menggerbek tersangka BM di kediamannya namun belum berhasil.

“Saya tahunya korban sudah tergeletak tak bernyawa bersender di kursi ruang tamu bersimbah darah,” cerita keluarga korban, Fitriyah kepada wartawan koran ini di IGD RS dr Sobirin Musi Rawas.

Lanjut Fitriyah, dia mengetahui kejadian itu setelah mendapat cerita dari saksi Des (keluarga korban se-rumah). “Informasinya, ribut dengan BM di ruang tamu,” ujarnya.

Sementara, menurut informasi warga Desa Lake, antara korban dan pelaku diketahui masih memiliki hubungan keluarga. Namun hingga saat ini, warga sekitar belum mengetahui secara jelas motif kejadian. “Setahu saya, korban masih memiliki hubungan keluarga dengan istri pelaku yang baru beberapa hari menikah,” cerita salah seorang warga yang namanya minta dirahasiakan.

Kapolres Mura, AKBP Imam Sachroni melalui Kapolsek Terawas, AKP Armansyah dikonfirmasi melalui Hpnya membenarkan adanya kejadian tersebut. “Kami langsung melakukan pengejaran pelaku dan meminta keterangan saksi-saksi,” jelas Armansyah.(08)


    ShoutMix chat widget