*Tuntut Pembayaran Kompensasi

BTS ULU-Sekitar 90 warga Desa Sungai Bunut, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas (Mura), menggelar aksi damai di areal Booster PT Medco Gunung Kembang. Aksi ini sudah berlangsung sejak dua hari, Minggu-Senin (25-26/7) menuntut dana kompensasi yang dibagikan kepada masyarakat. Mereka menilai, dana kompensasi yang diterima dari perusahaan tidak sesuai.

“Sebagian tanah warga Desa Pangkalan Tarum, dana kompensasinya sudah cair. Tapi sebagain besar tanah warga Sungai Bunut belum dapat dana kompensasi, padahal status tanah sama dan lokasi berdekatan. Kami hanya menuntut keadilan dari PT Medco,” ungkap Koordinator Aksi, Rusidi kepada wartawan koran ini, Senin (26/7).

Dalam aksinya kemarin, sebagian massa ada yang masuk ke dekat mesin Booster PT Medco dan ada juga yang duduk di pos penjagaan. Sejak menggelar aksi, mereka dijaga ketat puluhan aparat kepolisian dipimpin Kapolsek BTS Ulu, AKP Nasution.

“Sudah dua hari kami berunjuk rasa dan menduduki Boster PT Medco. Kami akan tetap bertahan sampai adanya solusi dari pihak PT Medco terhadap tuntutan yang kami ajukan. Sebetulnya tuntan dana kompensasi ini sudah kami ajukan bulan lalu tapi tidak ada tanggapan. Makanya kami terpaksa mengelar aksi damai ini,” jelas Rusidi.

Terpisah, Junaidi, salah seorang massa mengatakan, hingga tadi malam sekitar pukul 21.00 WIB, belum ada penyelesaian terhadap tututan yang diajukan masyarakat Sungai Bunut. Mereka berjanji akan terus melakukan aksi menduduki Boster PT Medco sampai adanya kesepakatan. Bahkan massa mengancam tidak akan membuka pagar pintu masuk Booster sebelum tuntutan dana kompensasi masyarakat dikabulkan.

“Untuk makan kami tetap di lokasi karena ada yang membawanya dari desa. Sudah dua hari ini kami tidur di lokasi demo karena jarak dari Sungai Bunut ke lokasi kurang lebih memakan waktu satu setengah jam,” imbuhnya.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Imam Sachroni ketika dikonfirmasi membenarkan adanya aksi warga tersebut. Namun ia membatah kalau massa menduduki Booster PT Medco di Gunung Kembang. “Memang ada aksi damai masyarakat di jalan menunju lokasi Booster PT Medco di Gunung Kemang. Mereka menuntut ganti rugi kepada PT Medco. Masyarakat tidak menduduki Booster tapi hanya di jalan menuju Booster jumlahnya sekitar 50 orang. Untuk menjaga keamanan, di lokasi sudah diterjunkan 50 personil polisi dipimpin Kapolsek BTS Ulu,” jelas Imam Sachroni seraya mengatakan, situasi masih aman dan terkendali. (03)


    ShoutMix chat widget