LUBUKLINGGAU–Dua minggu sudah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berlokasi di Kelurahan Taba Jemekeh ditutup oleh Pertamina Lubuklinggau. Menurut External Relation Pertamina BBM Retail Regional II Sumbagsel, Robert MVD, penutupan tersebut terpaksa dilakukan karena ada salah satu peralatan di SPBU yang sudah tidak bersegel lagi. Ditambah lagi adanya beberapa keluhan dari masyarakat terkait pelayanan SPBU Taba Jemekeh.

“Memang benar, kami sudah tidak lagi menyuplai minyak ke SPBU tersebut dengan berbagai alasan. Sebab, berdasarkan pantauan yang dilakukan dispenser SPBU itu sudah tidak tersegel dan sudah lepas. Kemudian, kita juga mendapatkan keluhan dari masyarakat soal pelayanan SPBU,” ungkap Robert MVD, ketika dihubungi wartawan koran ini melalui Ponselnya, Rabu (14/7).

Ditambahkan Robert, terhadap permasalahan ini pihaknya sudah berkali-kali mengirimkan surat peringatan kepada pengelola SPBU untuk memperbaiki kinerjanya. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan tak juga mendapat tanggapan dari pihak pengelola. Untuk itulah, pihak Pertamina terpaksa mengambil keputusan dengan menutup sementara SPBU Taba Jemekeh hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan.

“Supaya mereka melakukan perbaikan pelayanan kepada masyarakat, maka kami memberikan surat peringatan kepada pengelola. Namun, setelah berkali-kali diberikan peringatan tak juga diperbaiki. Akhirnya, kami ambil keputusan untuk menutupnya dan ini telah merugikan SPBU sendiri,” paparnya.

Pihaknya baru akan membuka kembali SPBU Taba Jemekeh, apabila pihak pengelola bersedia melengkapi sarana dan prasarana serta memperbaiki pelayanan kepada publik. Namun, hingga kini belum ada usaha itu dari pihak pengelola. “Yang jelas, skorsing yang diberikan tidak terbatas waktu dan masih menunggu ketentuan Pertamina,” pungkasnya.(07)


    ShoutMix chat widget