Kiprah TK Al-Ghinayyah Selama Tiga Tahun

Al-Ghinayyah merupakan salah satu Taman Kanak-Kanak (TK) bercorak dengan Syiar Budaya Islam. TK beralamat di Kelurahan Nikan Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur I tak hanya menerima anak muslim saja tetapi juga non muslim diterima. Berikut laporanya.

Leo Mura, Lubuklinggau
VISI menjadikan anak terampil beriman dan bertaqwa benar-benar diterapkan oleh TK-AL-Ghinayyah. Terbukti dari prestasi pernah diraih. Sejak didirikan 2007 lalu memberi juara satu lomba doa sehari-hari di TK Ummi lalu. “Al-Ghinayyah diambil dari dari bahasa Arab, artinya kaya akan prestasi. Nama itu merupakan hasil dari musyawarah pendiri TK di tahun 2007 lalu,” kata Kepala TK Al-Ghinayyah, Susmawati, Kamis (10/6).
Wanita berkerudung menyebutkan perbedaan agama bukan jurang penghalang bagi anak dalam menimbah ilmu, terutama pada usia dini. Ditanya proses dalam membimbing anak yang berbeda kepercayaan dan tanggapan orang tua anak terhadap kegiatan belajar mengajar di TK, wanita kelahiran Palembang 3 Oktober 1970 dengan santai mengaku harus menerima (Welcome) dengan siapapun.
“Sebelum mereka memasukkan anak untuk belajar di TK kita beritahu latar belakang TK didirikan, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan sebagainya. Sehingga dengan mereka tahu latar belakang TK berdiri para orang tua bisa mempertimbangkan sebelum mendaftarkan diri anaknya,” jelasnya.
Apalagi setiap tahun TK Al-Ginayyah menjalankan program tahunan yaitu manasik haji. Program itu diikuti kedua anak non muslim hingga cara dalam mengambil wudhu, membaca syahadat dan sebagainya. “Bahkan anak non muslim yang lebih lancar dalam membaca ayat-ayat Al-Quran surat pendek dibandingkan anak-anak muslim itu sendiri. Kami berharap dengan ilmu yang telah diajarkan sejak dini dapat diingat oleh anak untuk kehidupan selanjutnya,” ungkap buah hati dari pasangan M Zahri (Alm) dengan Surtinah.
Sejak berdiri 2007, TK Al-Ghinayyah telah meluluskan sedikitnya 110 orang anak. untuk saat ini jumlah anak di TK Al-Ghinayyah hanya ada 38 anak terdiri dari kelas B1, B2 dan kelompok A. Adapun fasilitas dalam menunjang KBM anak, pihaknya menyediakan fasilitas bermain indoor maupun outdoor. Seperti komedi putar, ayunan kembar, perosotan, jungkitan dan ayunan. Kemudian untuk indoor meliputi Puzzel, boneka, kubus, balok dan sebagainya.
Selain itu, pihaknya juga menyediakan TV dan VCD. “Sebab media tersebut sangat mendukung pengembangan wawasan anak. melalui media tersebut kita dapat mengenal langsung apa yang akan dikenalkan dengan anak melalui gambar dan lagu. Dalam Proses Belajar Mengajar kami biasanya melalui lagu. Ia mencontohkan lirik lagu “ pada hari Minggu” diganti dengan “pada hari Jumat,” dengan demikian bagi anak laki-laki selalu ingat akan kewajiban anak laki-laki untuk mengerjakan sholat Jumat,” jelas alumni PGTK Universitas Jambi (UNJA).
Perlu diketahui, Kamis (10/6) lalu pihaknya mengadakan pelepasan anak TK tersebut. Sedikitnya 38 anak diikutsertakan pada pelepasan TK Al-Ghinayyah pada Tahun Pelajaran 2009/2010. “Pelepasan itu dihadiri oleh TK Pembina, YWKA, Aisyah, Aba Sukajadi, Aba Nikan, dan Fatimiyah. Alhamdulillah, pada acara pelepasan itu anak-anak kelihatan antusias,” paparnya.(*)


    ShoutMix chat widget