Kesiapan Menjelang Penerbangan Linggau-Palembang PP

Penerbangan jalur Lubuklinggau–Palembang Pulang Pergi (PP) tinggal menghitung hari lagi. Pasalnya pada 21 Juni mendatang penerbangan rute Bandara Silampari-Sultan Mahmud Badarudin II Palembang dapat beroperasi melayani penumpang umum. Berikut laporannya.

Leo Mura, Lubuklinggau
KEHADIRAN Bandara Silampari itu ternyata memancing animo masyarakat. Terbukti dilihat dari minat penumpang pada hari keempat penerbangan, Senin (14/6) penumpang pesawat terus terisi hingga 60 orang. Atau semua tempat duduk (Seat) habis terjual semua.
“Bahkan ada salah seorang penumpang tidak memiliki tempat duduk hingga tidak bisa diberangkatkan. Keberangkatan penumpang itu terpaksa ditunda keberangkatannya,” kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi Informatika (Dishub Kominfo) Kabupaten Mura, Ari Narsa kepada wartawan koran ini, Rabu (16/6).
Ia mengatakan mengenai perizinan rute penerbangan Lubuklinggau-Palembang secara teknis dan administrasi sudah mendapatkan izin, hanya saja saat ini pihaknya masih menunggu finising pembangunan kantor dan ruang administrasi. “Sejauh persiapan penerbangan Bandara Silampari-Sultan Mahmud Badarudin II lebih cepat. Untuk pelayananan penumpang masih dipersiapkan maskapai penerbangan Aviastar,” terangnya.
Ari Narsa juga menyatakan sedikitnya 30 pegawai dipersiapkan untuk mengoptimalkan jalannya operasioanal rute penerbangan Bandara Silampari Lubuklinggau-Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. “Semua pegawai itu sebagian diambil dari pihak maskapai dan kami juga merekrut alumni Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curup. Serta beberapa pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Mura yang sudah terlatih dalam penerbangan,” papar Ari Narsa.
Untuk masalah tiket penerbangan, lanjut Ari Narsa, penumpang yang membeli tiket langsung datang ke Bandara Silampari. Sebab untuk online ke loket-loket belum dilakukan. Pasalnya untuk mengadakan loket online itu pihaknya membutuhkan beberapa perangkat dan jaringan, baik perangkat keras (Hardware) maupun perangkat lunak (Sofware).

Mengenai jadwal keberangkatan, Ari Narsa menyatakan pihaknya menyesuaikan dengan peningkatan calon penumpang. Jika kondisi yang menentukan untuk perubahan jadwal, maka kami merubah jadwal keberangkatan menjadi setiap hari. Harga satu tiket keberangkatan Lubuklinggau-Palembang Rp 350.000 plus subsidi, dan untuk harga Lubuklinggau-Jakarta Rp 650.000 plus subsidi,” jelasnya.

Ia memperkirakan akhir 2010 untuk pemberian subsidi dari Pemkab Mura akan selesai diberlakukan. Akan tetapi hal itu masih dilihat dari animo masyarakat, sebab jika penumpang dalam waktu dekat ini membludak maka subsidi tersebut segera ditarik.

“Subsidi ini sudah keputusan Departemen Perhubungan, adapun sistem subsidi tersebut Seat, Block Seat (Tempat duduk) dan tiketnya,” papar Ari Narsa. Saat ini sudah beroperasi penerbangan Lubuklinggau-Jakarta PP dengan maskapai Aviastar. Jadwal keberangkatan penumpang empat kali dalam satu minggu, yaitu Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. (*)


    ShoutMix chat widget