Nurmala Juara Kedua Guru Berprestasi Tingkat SMP

Prestasi ditorehkan Nurmala (42) pantas diacungi jempol. Wanita asli Ogan ini terpilih sebagai juara kedua guru berprestasi tingkat SMP tahun 2010 di Kota Lubuklinggau. Kemenangan itu didapatkan dari pemilihan guru, kasek dan pengawas berprestasi diadakan Disdik Lubuklinggau berlangsung Selasa (25/5) hingga Kamis (27/5), di SMP Xaverius Lubuklinggau. Berikut laporannya.

Leo Mura, Lubuklinggau
WANITA kelahiran Palembang 1 Oktober 1968, akrab disapa Mala mengaku bangga atas prestasi ditorehkannya. Kebahagiannya itu disampaikan saat dijumpai di SMP Negeri 6 Lubuklinggau, Kelurahan Jogoboyo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Selasa (2/6).
Saat ditanya mengenai kegagalan dialami pada pemilihan guru berprestasi tahun 2010 ini, sebab 2004 alumni SMA Negeri di Palembang tahun 1981, pernah mendapat juara I guru berprestasi di Kota Lubuklingau, ia memberikan penjelasan.
"Sebelumnya saya memang pernah juara guru berprestasi, mungkin kegagalan ini faktor umur saya yang sudah tua. Apalagi syarat untuk mengikuti lomba itu yaitu kemampuan pedagogi, profesi, sosial, dan kepribadian. Serta penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dan membutuhkan konsentrasi penuh," kata wanita yang menjabat waka kurikulum di SMPN 6 Lubuklinggau.
Syarat itu menjadi paling utama dalam menunjang kemenangan pada pemilihan guru berprestasi. Persiapan dalam TIK itu, lanjut dia, selama ini merupakan bekal dari Diklat. Sebab ia rajin mengikuti seminar, pelatihan serta pengembangan kompetensi lainnya. Artinya sedikit banyaknya mampu menguasai Microsof Office serta mengirim data blog, email dan facebook untuk pengetahuan dasar.
"Kepribadian sosial juga dituntut sebab interaksi selama ini dengan anak didik, stakeholder dan masyarakat sosial itu diutamakan," papar istri Amrin.
Ia menjelaskan penilaian pedagogi yaitu perencanaan dan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kelas. "Dalam hal itu yang dinilai kemampuan belajar, metode pembelajaran, kegiatan pembelajaran meliputi kegiatan inti, pendahuluan, penutup dan penilaian," ungkap guru yang pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan sebagai guru pengembangan matematika.
Selain itu sebelum mengikuti pemilihan guru berprestasi, mulai dari materi bentuk portofolio maupun tes tertulis telah dipersiapkannya. Lantas untuk siapa prestasi itu? "Kemenagan ini saya persembahkan untuk sekolah dan guru-guru, serta kepala SMPN 6. Sebab tanpa support dan dari mereka keberhasilan ini mungkin tidak akan bisa dicapai," jelas ibu tiga anak ini.(*)


    ShoutMix chat widget