Pria Lajang Tewas Gantung Diri

Kamis, 03 Juni 2010








Foto : Hetty/Linggau Pos
GANTUNG DIRI : Salah seorang kerabat Paino menunjukan lokasi gantung diri di atas kusen pintu dapur. INZET : Jenazah Paino saat disemayamkan di rumah duka.


LUBUKLINGGAU–Warga RT 01 Kelurahan Tanjung Aman, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Rabu (2/6), geger. Pasalnya salah seorang warga bernama Paino (36), ditemukan tewas gantung diri dipintu masuk ruang dapur menggunakan tali tambang warna biru.
Jenazah pria lajang itu pertama kali ditemukan keponakannya, Suroso sekitar pukul 15.00 WIB, saat pulang dari sawah. Dugaan sementara motif melakukan perbuatan itu karena kesal dengan penyakit asmanya yang tidak kunjung sembuh. Saat ditemui di lokasi kejadian, Suroso kepada wartawan koran ini mengaku tidak menyangka Paino nekat bunuh diri dengan cara gantung diri. "Saya pulang dari sawah dan tidak ada orang dalam rumah," kata petani sawah ini.
Setiba di rumah, korban kaget melihat pamannya tergantung tak bernyawa. "Saya mendekap Paino untuk menurunkannya," ucapnya seraya berteriak minta tolong.
Warga sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) langsung berhamburan mendekat rumah korban. "Kami membawa jenazah Paino ke rumah sakit," jelasnya.
Tidak lama kemudian, Kapolsek Lubuklinggau Barat, AKP Gunadi bersama dua anggotanya Aiptu Syarifudin dan Bripka Faisal menuju ke lokasi kejadian melakukan olah Tempat Kejadian perkara (TKP). "Saya dengan Paino tidur satu kamar. Tapi tidak ada kata-kata yang dianggap mencurigakan sebab biasa-biasa saja. Kami pun tak pernah ribut dengan Paino," jelas Suroso.
Terpisah Kapolres Lubuklinggau, AKBP Mukhlis melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat, AKP Gunadi kepada wartawan koran ini membenarkan adanya kejadian tersebut. "Kami masih melakukan penyelidikan kasus tersebut," katanya.
Dugaan sementara Paino meninggal dunia murni bunuh diri karena korban (Maaf, red) mengeluarkan air mani, lidah menjulur dan tidak ada tanda-tanda kekerasan lainnya.(08)


    ShoutMix chat widget