MUSI RAWAS–Pasca rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara Calon Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas (Mura) di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) berjalan aman tertib dan lancar. Namun anggota polisi tetap disiagakan (Standby), guna mengamankan tahapan Pemilihan Umum kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pemilukada) Mura selanjutnya, yakni rekapitulasi perolehan suara dan penetapan calon pemenang pemilu oleh KPU Kabupaten Mura.
Demikian diungkapkan Kapolres Mura, AKBP Imam Sachroni kepada wartawan koran ini, Minggu (6/6). “Kondisi masih kondusif dan belum ada gejolak di masyarakat pasca pemungutan suara yang dilaksanakan, Sabtu(5/6),” kata Kapolres.
Setelah anggota Polisi bertugas mengamankan TPS, PPK lalu pengiriman kotak suara ke KPU Mura, sambung Kapolres, mereka ditarik ke Mapolres Mura untuk persiapan keamanan pelaksanaan rapat pleno di KPU. “Anggota Polisi di kecamatan ditarik ke Mapolres Mura. Artinya Polisi siap mengamankan pelaksanaan rapat pleno KPU, yang akan dilaksanakan besok (Selasa 8/6),” jelas Imam Sachroni.
Bila ada temuan indikasi kecurangan, lanjut dia, sebaiknya menyampaikan
sesuai mekanisme yang ada, dan tidak melakukan aksi anarkis dapat mengganggu keamanan dan ketertiban. “Kami berharap menyampaikan dugaan kecurangan sesuai mekanisme,” harapnya.

Berapa personal untuk menjaga keamanan di KPU Mura? Kapolres menyatakan personal yang disiapkan berdasarkan kondisi dan situasinya. Jika memang kondisi diperkirakan terjadi tindakan anarkis, tentu polisi dikerahkan semaksimal mungkin. “Personal dikerahkan tergantung kondisi keamanan,” imbuhnya. (08)


    ShoutMix chat widget