Foto Agus/Linggau Pos
TINJAU : Kapolda Sumsel Irjen Pol Hasyim Irianto bersama Danrem 044 Gapo meninjau kantor KPU Mura, Kamis (3/6).



Kekuatan Personil Pengamanan Ditambah
MUSI RAWAS–Guna mengetahui situasi kemanan yang terjadi selama tahapan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) dan wakil kepala daerah, Kapolda Sumsel Irjend Pol Hasyim Irianto, bersama Danrem 044 Gapo Kodam II Sriwijaya, Kol Inf Eddy Sumarto berkunjung ke Kabupaten Musi Rawas (Mura), Kamis (3/6).
Kunjungan kedua petinggi di Sumatera Selatan (Sumsel) tersebut hanya berlangsung sekitar satu jam ke Mapolres Mura dan Kantor KPU Kabupaten Mura di Kecamatan Muara Beliti.
Pantauan koran ini di lapangan, Kapolda bersama Danrem datang menggunakan helikopter milik Polri sekitar pukul 10.00 WIB mendarat di alun-alun Agropolitan Centre. Selanjutnya mereka melakukan briefing di Aula Mapolres bersama Kapolres Mura AKBP Imam Sachroni, Dandim 0406 Mura Letkol Inf H Suryana, jajaran perwira di Polres Mura, anggota KPU Novriansyah dan ketua Panwaslu Hendri Akbar.
Saat briefing kemarin, Kapolres Mura AKBP Imam Sachroni menyampaikan, situasi keamanan yang terjadi selama tahapan Pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah. Diakui Kapolres, situasi politik mendekati masa pencoblosan sedikit memanas, namun masih tetap kondusif. "Tadi malam (Rabu,red) kami melakukan pertemuan dengan seluruh tim pemenangan. Hasilnya tim pemenangan sepakat tidak akan melakukan kegiatan yang berbau kampanye selama masa tenang, khususnya calon incumbent" kata Kapolres.
Disisi lain, Kapolres mengatakan melihat kondisi kemanan selama masa kampanye dan masa tenanag, pihaknya meminta agar Kapolda Sumsel dapat melakukan penambahan personel Brimob di lapangan. Personil tambahan tersebut rencananya akan ditempatkan diwilayah Musi Rawas Utara (Muratara) untuk mempercepat gerak jika terjadi keributan.
Sementara Ketua KPU Mura, Efriansyah melalui Divisi Teknis, Novriansyah mengatakan bahwa untuk masalah penghitungan jumlah suara pihaknya meminta dilakukan di Mapolres Mura. Rencana tersebut diambil berdasarkan pengalaman sebelumnya, masalah penghitungan suara rentan kericuan. "Dulu saja kantor KPU yang memiliki pagar setinggi-tinggi, masih dapat dijebol massa. Apalagi, saat ini kantor KPU Musi Rawas, tidak memiliki pagar yang kokoh,"kata Novriansyah.
Disisi lain Novriansyah menyampaikan, keinginan tim pemenangan agar KPU menghimbau calon incumbent untuk tidak melakukan kegiatan selama masa tenang sudah dilakukan. "Kami hanya bisa memberikan himbauan, karena tidak ada aturan incumbent dilarang melaksanakan tugas selama masa tenang, selagi tidak mengarah kampanye. Tinggal lagi Panwaslu dan seluruh masyarakat melakukan pengawasan terhadap aktivitas yang dicurigai berbau kampanye,"kata Novriansyah.
Terpisah Kapolda Sumsel Irjen Pol Hasyim Irianto usai meninjau kantor KPU Mura kepada Linggau Pos mengatakan, secara global situasi keamanan wilayah yang sedang menyelenggarakan Pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah masih kondusif. Namun ia meminta kepada jajarannya tetap mewaspadai sekecil apapun informasi yang bisa mengagalkan pelaksanaan Pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah. "Kita lebih mengutamakan langkah-langkah preventif dalam melakukan pengamanan," ujar Hasyim.
Mengenai rencana Polres Mura meminta penembahan personil Brimob, direspon baik oleh Kapolda Sumsel. Alasannya, Kabupaten Mura memiliki wilayah yang luas dan faktor keamanan, sehingga dirasa perlu dilakukan penambahan personil pengamanan. "Nanti akan ditambah personil sesuai permintaan. Alasannya karena faktor luas wilayah dan situasi keamanan. Sejauh ini dari hasil pengamatan Mura masih kondusif tapi perlu diwaspadai," jelas Hasyim.
Untuk rencana rapat pleno penghitungan surat yang direncanakan di Mapolres Mura, Jendral bintang dua itu mengaku tidak keberatan. Asalkan rencana tersebut disetujui oleh empat pasang kandidat. Hanya saja menurut Hasyim, persetujuan dari para kandidat harus dalam bentuk tertulis dari masing-masing tim pemenangan peserta Pemilu. Sehingga nantinya tidak menimbulkan permasalahan. (03)



    ShoutMix chat widget