Program DIII Keperawatan STIKES Fitrah Aldar Diakreditasi
Semula Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Fitrah Aldar Lubuklinggau merupakan Akademi Perawatan Fitrah Aldar, yang hadir sejak 1995 di Kota Lubuklinggau. Akper Fitrah Aldar Lubuklinggau berdiri berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Kesehatan RI Nomor 00.06.1.1.2105, 23 Juni 1995.

Leo Mura, Lubuklinggau
SETELAH dilakukan akreditasi oleh pusat pendidikan tenaga kesehatan Departemen Kesehatan (Depkes) RI Akper Fitrah Aldar Lubuklinggau, mengalami perkembangan cukup pesat. Untuk akreditasi pertama oleh Pusat Pendidikan Nasional Kesehatan (Pusdiknakes) dan Badan Pengembangan Pemberdayaan Sumberdaya Manusia Kesehatan (PPSDM) Departemen Kesehatan RI tahun 1999 berdasarkan keputusan kepala pusat pendidikan tenaga kesehatan Nomor: HK 00.06. 4.3.2417, tanggal 9 Agustus 1999 tentang penetapan jenjang akreditasi Akper Fitrah Aldar dengan Strata B nilai 73,36.
“Setelah diakreditasi yang
Akreditasi dari hal 1
pertama Akper Fitrah Aldar terus melakukan pembenahan sehingga tahun 2004 Akper Fitrah Aldar kembali diakreditasi untuk kedua kalinya, berdasarkan keputusan Pusdiknakes Depkes RI Nomor: HK.00.06.2.2.02110, 9 November 2004 ditetapkan memperoleh jenjang akreditasi dengan strata A nilai 87,03 yang berlaku selama lima tahun,” kata pembantu ketua I bidang akademik STIKES Fitrah Aldar, Efransyah kepada wartawan koran ini, Senin (14/6).
Dengan mendapatkan akreditasi A di tahun 2004, Akper Fitrah Aldar Lubuklinggau dipandang sudah mandiri dalam menyelenggarakan pendidikan tenaga kesehatan Depkes RI melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). “Melihat perkembangan itu, maka direktur bersama sejumlah dosen, pengelola, mahasiswa melalui senat mahasiswa mengajukan permohonan pengembangan Akper Fitrah Aldar Lubuklinggau, dikembangakan menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fitrah Aldar kepada Direktur Jendral Pendidikan Tinggi melalui Koordinator Kopertis Wilayah II dan Dinkes Provinsi Sumsel,” jelasnya.
Januari 2005, STIKES Fitrah Aldar melakukan studi kelayakan di kampus, berdasarkan hasil studi kelayakan, maka Juni 2005 berdasarkan rekomendasi dari badan PPSDM Depkes RI No.HK.0.3.241.01312 dan izin mendiknas No.172/D/0/2005 Akper Fitrah Aldar Lubuklinggau ditingkatkan statusnya menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Fitrah Aldar dengan dua program studi unggulan, yaitu program S-1 Kesehatan Masyarakat (IKM) dan program D-III Keperawatan (Akper) yang sebelumnya telah terakreditasi A dari Depkes RI.
Selanjutnya, Rabu (19/5) program D-III STIKES Fitrah Aldar Lubuklinggau kembali diakreditasi untuk yang ketiga kalinya oleh team akreditasi Pusdiknas (PPSDM) Kemenkes RI bersama Team dari Dikes Provinsi Sumsel, hal ini kembali untuk mengevaluasi eksternal terhadap program studi suatu Perguruan Tinggi (PT) dengan mengkaji, menilai dan mengaudit kondisi profil dan kinerja dengan menggunakan standar yang disepakati yang mengarah pada jaminan, perbaikan dan kendali mutu. “Akreditasi dilakukan karena tuntutan akan kualitas dan profesional kerja semakin tinggi, otonomi perguruan tinggi, dan penjaminan mutu institusi,” terangnya.
Sementara itu dasar hukum akreditasi adalah UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sidiknas) Pasal 61 ayat (1), akreditasi untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan. Ayat (2) menyatakan, akreditasi dilakukan oleh pemerintah dan lembaga mandiri yang berwenang sebagai bentuk akuntabilitas publik.
Untuk program D-III Keperawatan STIKES Kota Lubuklinggau, sejak akreditasi pertama 1999 itu diakreditasi oleh team Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan Badan (PPSDM) Kementerian Kesehatan RI. Karena kementerian RI mengetahui perkembangan tuntutan masyarakat akan kebutuhan tenaga kesehatan. “Akreditasi itu sendiri bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggara pendidikan tenaga kesehatan (Dinkes) yang berdampak menghasilkan lulusan yang berkualitas sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan,” paparnya.
Untuk diketahui, akreditasi ketiga ini, standar ditetapkan Pusdiknas badan PPSDM makin ditingkatkan. Sehingga kualitas lembaga pendidikan yang diakreditasi semakin mendapat jaminan dan memiliki daya saing secara nasional.
Dengan akreditasi langsung oleh Pusdiknas badan PPSDM Kementerian Kesehatan menjadi program D-III keperawatan STIKES Fitrah Aldar Lubuklinggau benar-benar mengikuti perkembangan pendidikan secara nasional. Untuk institusi pendidikan kesehatan dibawah pembinaan Pusdiknakes badan PPSDM kementerian Kesehatan. “Hal ini yang membuat kita yakin terhadap lulusan yang akan kita hasilkan,” imbuhnya.
Sebagai informasi saat ini STIKES Fitrah Aldar Lubuklinggau telah memiliki Dosen tetap dengan pendidikan S-2 ada tiga orang. Selain itu mengundang dosen tamu dengan latar belakang S-2 dari Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau, Dinas Kesehatan Kabupaten Mura, Rumah sakit dr Sobirin, dan instansi lain yang linier dengan pendidikan kesehatan.
Pada tahun akademik 2009/2010 ini ada 30 orang mahasiswa STIKES Fitrah Aldar Lubuklinggau dari program S-1 Kesehatan Masyarakat dan D-III Keperawatan sedang diupaya untuk mendapatkan beasiswa pendidikan dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, melalui Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) wilayah II, dengan surat koordinasi kopertis wilayah II Nomor 3122/L2/KM/2010 tanggal 10 Mei 2010 perihal beasiswa PPA dan BBM bagi mahasiswa Stikes Fitrah Aldar Lubuklinggau dan saat ini mahasiswa penerima beasiswa dalam proses melengkapi berkas yang dibutuhkan.
Untuk program S-I Kesehatan Masyarakat STIKES Fitrah Aldar Lubuklinggau telah memasuki tahun kelima dan telah meluluskan dua angkatan kelas khusus, untuk kelas umum atau kategori mahasiswa dengan latar belakang SMA, telah memasuki semester VI. Program S-I Kesehatan Masyarakat dilaksanakan berdasarkan rekomendasi dari badan PPSDM Departemen Kesehatan RI. No.HK.0.3.241.01312, dan izin mendiknas No.172/D/0/2005. “Saat ini baik untuk program D-III keperawatan maupun S-I Kesehatan Masyarakat, masih dalam proses penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2010/2011. Semua kegiatan perkuliahan dilaksanakan di kampus STIKES Jalan Kesehatan No. 37 Belakang RS dr Sobirin Lubuklinggau,” pungkasnya.(*)


    ShoutMix chat widget