Foto DOK LP
TERIMA : Bupati Musi Rawas, Ridwan Mukti, menerima piala bergilir gubernur Sumsel setelah dinobatkan sebagai juara umum MTQ ke XXIV tingkat Provinsi Sumsel.




Persiapan Kafilah Mura Menjelang MTQ Tingkat Nasional



Setelah Kabupaten Musi Rawas (Mura) dinyatakan sebagai juara umum MTQ XXIV tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), maka qori dan qoriah kabupaten ini akan mewakili Provinsi Sumsel pada MTQ tingkat Nasional di Bengkulu Juni mendatang. Bagaimana persiapannya?



Budi Santoso, Musi Rawas
KEMENANGAN ganda Kabupaten Mura pada MTQ tingkat Sumsel ini disambut gembira kafilah dari Bumi Lan Serasan Sekentenan. Betapa tidak disebut menang ganda karena sebagai tuan rumah sukses dari segi penyelenggaraan meski sempat terjadi angin puting beliung, dan sebagai kafilah berhasil menjadi juara umum perhelatan tingkat Provinsi Sumsel tersebut.
Kini, para pemenang dari kafilah Mura berjumlah 6 orang menjadi wakil Sumsel pada MTQ tingkat Nasional. Dimana para kafilah ini bersama kafilah pilihan dari kabupaten/kota se-Sumsel akan menjadi satu tim yang siap membawa nama Sumsel ke level nasional. Enam cabang yang menjadi andalan tersebut adalah tilawah anak-anak putri atas nama Maulia, tilawah Remaja adalah Aji, Hafizhoh 20 juz, Rodia, tafsir Bahasa Arab H Zainal, juga tafsir Bahasa Indonesia, yaitu Nurhayati. Lalu cabang Fahmil Quran beregu juga menjadi andalan merebut piala pada MTQ nasional nantinya.
Kabag Kesra Setda Mura, H Syahidin mengungkapkan para qori dan qoriah ini akan mengikuti training centre (TC) bersama dengan qori dari kabupaten/kota yang sudah diseleksi untuk menjadi anggota kafilah Sumsel. "Kita dari Bagian Kesra memfasilitasi hingga mereka itu mengikuti TC yang waktu dan tempatnya belum ditentukan. Penentuan TC sepenuhnya diserahkan kepada Pemprov Sumsel, khususnya Biro Kesra yang menangani para qori ini," jelas Syahidin di ruang kerjanya, Sabtu (1/5) lalu.
Pihaknya hanya ingin para qori dan qoriah yang mewakili Mura dan menjadi bagian dari kafilah Provinsi Sumsel tersebut dapat membawa nama harum daerah. Soalnya ajang MTQ tingkat Nasional dihelat mulai 5 Juni 2010 mendatang bukan lagi level provinsi melainkan dari kafilah seluruh Indonesia mengirimkan utusannya untuk menjadi yang terbaik. "Kami juga tetap melakukan koordinasi dengan para qori dan qoriah sebelum mereka berangkat ke Palembang. Apalagi kita sendiri tidak menekankan target yang besar pada mereka, ya setidaknya bisa membawa nama harum Sumsel di tingkat nasional itu sudah cukup baik," imbuh Syahidin yang selalu mengenakan kopiah hitam ini. Ia sendiri optimis dengan kesiapan yang matang dapat membuahkan hasil yang baik pada event tersebut.
Ditambahkan Kasubbag Kesra, Paisal, jumlah kafilah Sumsel siap bertarung pada MTQ tingkat Nasional di Bengkulu berjumlah 42 orang. "Qori dan qoriah Kabupaten Mura sudah masuk dalam kafilah tersebut. Mereka ini memang yang terbaik di masing-masing cabang hingga diharapkan pada event nasional bisa menyumbangkan kemenangan," tambah pria yang bertubuh tambun ini.(*)



    ShoutMix chat widget