Foto : Agus/Linggau Pos
RAWAT :
Slamet saat menjalani perawatan tim medis IGD RS dr Sobirin Musi Rawas, Sabtu (1/5).



MUARA BELITI–Selamet (30), warga Desa Durian Remuk, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas pada kaki kanannya. Tersangka pemerkosa sebut saja-Mawar-ini terpaksa ditembak petugas karena berusaha melarikan diri saat menjalani pemeriksaan penyidik, Sabtu (1/5) sekitar pukul 12.00 WIB di Mapolsek Muara Beliti.
Kapolres Musi Rawas, AKBP Imam Sachroni melalui Kapolsek Muara Beliti, AKP Suwarna kepada wartawan koran ini membenarkan adanya kejadian tersebut.
Dikatakannya, tersangka ditembak karena mencoba melarikan diri saat dimintai keterangan penyidik di ruang pemeriksaan. Saat petugas lengah, tiba-tiba Selamet membuka pintu samping kanan ruangan, lalu melarikan diri dengan cara melompat pagar Mapolsek. Spontan, petugas melakukan pengejaran.
Tembakan peringatan sebanyak tiga kali yang dikeluarkan petugas tidak diindahkan Selamet. Karena tidak mau buruannya kabur, polisi mengarahkan sebutir peluru di kaki kanannya.
"Setelah berhasil dilumpuhkan, tersangka kami bawa ke IGD RS dr Sobirin Musi Rawas untuk menjalani perawatan," kata Surawna melalui Hpnya.
Sebelumnya dijelaskan Suwarna, Selamet ditangkap petugas Jumat (30/4) sekitar pukul 20.00 WIB di tempat persembunyiannya. Bapak tiga anak ini diduga menyetubuhi ibu beranak, Mawar bukan nama sebenarnya, Kamis (29) di kamar korban.
Kronologisnya, saat itu suami korban sedang berada di tempat hajatan. Nah situasi sepi ini dimanfaatkan tersangka dengan mendatangi Mawar di kamarnya. Setiba di kamar korban, tersangka mematikan lampu lalu mendekati Mawar dan melakukan hubungan suami istri.
"Mawar pun mengira yang menggaulinya adalah suaminya," jelas Kapolsek.
Beberapa menit kemudian, korban merasakan hal yang aneh saat hubungan suami istri tersebut. "Mawar langsung menerjang tersangka, namun korban diancam sehingga terjadi pemerkosaan,"jelas Suwarna.
Usai menyalurkan nafsu bejatnya, sambung Kapolsek, tersangka melarikan diri. "Ketika pergi, korban mengejar dan melihat bahwa orang yang menggaulinya tak lain tetangganya," terangnya.
Selanjutnya korban menemui suaminya di tempat hajatan. "Mawar mengadu ke suaminya, ia telah disetubuhi tersangka," ucapnya. Kemudian korban melaporkan ke Mapolsek Muara Beliti dan tersangka ditangkap.
Sementara dihadapan penyidik tersangka tidak membantah tuduhan yang dilaporkan korban. Ia mengaku perbuatan tersebut dilakukannya diluar kesadarannya. "Tersangka mengaku khilaf," ujar Suwarna.(10)

1 Responses to Pemerkosa Ibu Beranak Satu Dipelor

  1. dwie praja Says:
  2. ngeluarin hajat,, kok khilaf,.,

     

    ShoutMix chat widget