Foto Hetty/Linggau Pos
DIAMANKAN : Tersangka Musyadi (tengah) saat diamankan di Mapolsek Tugumulyo, Minggu (30/5). INZET : Korban Ngadikin.







Leher Nyaris Putus
TUGUMULYO–Tragis dialami Ngadikin (39), warga Desa I Sukomulyo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas (Mura). Pria yang bekerja sebagai petani ini, tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan satu luka bacok, di bagian leher sebelah kanan.
Peristiwa berdarah menelan korban jiwa ini terjadi, Minggu (30/5) sekitar pukul 17.30 WIB, di areal persawahan milik korban, Desa I Sukomulyo,. Dugaan sementara motif terbunuhnya korban akibat salah paham dengan tersangka Musyadi (51), warga yang sama.
Informasi yang dihimpun koran ini di lapangan, diantara korban dan pelaku sebelumnya memang sering terjadi salah paham. Kesalahpahaman tersebut lantaran korban selalu melecehkan tersangka, karena tidak pernah diberikan kesempatan untuk mendapatkan saluran irigasi ke sawahnya.
Diduga, karena sering mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari korban, amarah pelaku memucak, Minggu (30/5) sekitar pukul 17.30 WIB. Dengan menggunakan sebilah arit, pelaku melancarkan aksinya dan langsung membacokkannya ke leher korban. Akibatnya, korban langsung tewas di tempat dengan luka bacok di leher bagian kanan.
Usai melakukan aksinya, tersangka lalu menyerahkan diri ke Mapolsek Tugumulyo. Sementara itu, warga yang mengetahui peristiwa tersebut langsung melarikan korban ke Puskesmas C Nawangsasi.
Usai menerima kedatangan pelaku ke Mapolsek Tugumulyo, petugas langsung meluncur ke TKP dan rumah tersangka untuk mengambil barang bukti yang digunakan tersangka dalam aksinya.
Kapolres Musi Rawas, AKBP Imam Sachroni melalui Kapolsek Tugumulyo, AKP Darmawan didampingi Kanit Reskrim ketika dikonfirmasi tadi malam membenarkan adanya kejadian itu. "Memang benar telah terjadi peristiwa pembunuhan tersebut, dugaan sementara antara korban dan tersangka terjadi kesalahpahaman," katanya.(07)


    ShoutMix chat widget