foto Agus/Linggau Pos
LIHAT : Anggota Satlantas bersama masyarakat melihat kondisi Bus Famili Raya di TKP, Jalan A Yani Kelurahan Megang Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Senin (3/5).


Diduga Sopir Ngantuk
LUBUKLINGGAU–Diduga mengantuk, sopir mobil Bus Family Raya, Amin Rais (50), warga Kabupaten Bangko, Propinsi Jambi, menabrak median jalan (marka jalan) hingga nyaris menghantam rumah warga.
Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) itu terjadi di Jalan A Yani, tepatnya depan Hotel Wijaya,
Kelurahan Megang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Senin (3/5) sekitar pukul 04.15 WIB.
Akibatnya penumpang mobil itu, Riki Andika Pratma (20), warga Desa Range Kampung Air Haji, Kecamatan Ringgo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Propinsi Sumatera Barat, harus mendapatkan pengobatan medis RS dr Sobirin Musi Rawas, karena mengalami luka bengkak pergelangan tangan kiri dan luka-luka di bagian tangan dan kaki. Selain itu, mobil mengalami rusak berat di bagian depan dan belakang sebelah kiri mesin.
Informasi dihimpun wartawan koran ini menceritakan, sebelum terjadi kecelakaan, Amin Rais mengemudikan mobil Bus Family Raya Nopol BH 7880 FU, melaju dari Kelurahan Petanang menuju Simpang Lintas RCA Lubuklinggau dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), diduga Amin Rais mengantuk sehingga kendaraan tersebut lepas kendali. Akibatnya, mobil itu menghantam median jalan (marka tengah pembatas jalan). Selanjutnya, Amin Rasi membanting setir ke kiri jalan melewati trotoar sebelah kiri jalan jika dlihat dari arah simpang lintas hingga akhirnya menabrak gundukan tanah (tebing) yang berada di depan rumah warga.
Akibatnya, Amin Rais dan penumpang mobil Riki yang duduk di depan sebelah kiri mengalami luka-luka. Warga sekitar TKP yang mengetahui kejadian tersebut, segera membawa korban ke RS dr Sobirin Musi Rawas guna mendapat pertolongan medis.
Tidak lama kemudian, anggota Satlaka Polres Lubuklinggau dipimpin Kanit Laka, Ipda Sadeli bersama beberapa anggota tiba ke lokasi kejadian. Selanjutnya petugas mengatur lalulintas karena mobil bus itu melintang di tengah jalan yang menyebabkan kemacetan. Setelah beberapa jam, akhirnya mobil dapat ditarik dari gundukan tanah.
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Mukhlis melalui Kasat Lantas, AKP Ferdinand Heryanto didampingi Kanit Laka, Ipda Sadeli kepada wartawan koran ini membenarkan kecelakaan tersebut. "Kurang hati-hatinya pengemudi mobil saat mengendarai kendaraannya tidak hati-hati dan tidak memperhatikan keadaan yang ada didepannya. Dan disinyalir sopir mobil bus dalam keadaan tidak fit (mengantuk) sehingga menabrak median jalan yang menyebabkan kecelakaan," terangnya. (08)


    ShoutMix chat widget