Foto Kholil/Linggau Pos
FOTO Bersama : KUPT Puskesmas, Darus Mansyah, berfoto bersama dengan Kepala RI, Sunarya, Kasubag TU Marnawati, Dokter Sopyan, dan Dokter Reni.








Puskesmas Tertua di Kabupaten Musi Rawas

Beberapa program diterapkan Puskesmas C Nawangsasi di Kecamatan Tugumulyo, telah terealisasi seperti program pokok, tambahan, dan unggulan. Puskemas tertua itu sudah menorehkan prestasi se-Kabupaten Musi Rawas (Mura) dalam unit pelayanan terbaik tahun 2009. Berikut laporannya.


M Nur Kholil, C Nawangsasi
BANYAK Program telah diterapkan oleh Puskesmas C Nawang Sasi, seperti program pokok, program ini menerapkan promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan keluarga dan KB. Selanjutnya, gizi pemberantas penyakit menular dan pengobatan. Selain dari program pokok ada program tambahan, diantaranya rawat inap, Unit gawat Darurat (UGD) dan kesehatan mata.
Selain progam itu kini Puskesmas mempunyai program unggulan, yaitu manajemen terpadu pada balita sakit (MTBS), seperti sanitasi, dan Gizi. Juga dalam program unggulan ini menerapkan Kinik Espo yaitu mengenai kesehatan remaja, dengan konsling dan konsultasi. Jadi setiap ada permasalahan pada kehatan remaja bisa melakukan konsultasi di Puskesmas C. Nawang sasi.
Dalam pelayanan kesehatan Puskesmas C Nawangsasi sudah mendapatkan penghargaan
Awalnya dari hal 1
terbaik pertama di Kabupaten Mura, sedangkan untuk tingkat Propinsi Sumsel dalam penilaian kekurangan dari segi fisiknya. "Untuk program sendiri puskesmas C Nawangsasi sudah berjalan baik," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) Puskesmas Nawangsasi Darus Mansyah didampingi Kasubag TU, Marnawati, Sabtu (22/5).
Selain pelayanan untuk Kabupaten Mura, lanjut dia, ada juga 10 Program Pokok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) naungan C Nawangsasi telah meraih peringkat pertama di Kabupaten Mura.
Kemudian Marnawati menambahkan target Rawat Inap 2009 dari 1,4 persen tercapai 2,2 persen. Sedangkan rawat jalan dari target 14 persen tercapai 42,5 persen. "Sudah melebihi target telah ditetapkan. Seharusya perlu ada penambahan untuk inap," tambahnya.
Kemudian masalah Sumber Daya Alam (SDM) atau tenaga medis Puskesmas sudah mencukupi, karena sekarang mempunyai tiga dokter, dua untuk dokter umum, satu dokter Gigi. "Sehingga dalam pelayanan kesehatan sudah maksimal," ucap Marnawati yakin.
Selanjutnya, Marnawati menyebutkan kedepan progam itu akan lebih ditingkatkan. Selain itu Puskesmas mempunyai koordinator Desa Siaga untuk wilayah Tugumulya sudah 100 persen Desa Siaga berjalan dengan baik. "Adapun untuk naungan Puskesmas C Nawangsasi dengan desa siaga sebanyak 10 Desa," ungkapnya.
Sementara itu Kepala Bagian Rawat Inap Puskesmas Nawangsasi, Sunarya merupakan sesepuh di sana menceritakan sejarah puskesmas Nawangsasi. Kata dia, Puskesmas itu berdiri sejak tahun 1968. "Awalnya ini merupakan balai pengobatan masyarakat, kemudian tahun 1973 menjadi Puskesmas. Dan pada tahun 1974 diresmikan untuk wilayah kabupaten Mura, dan itu tahun itu satu-satunya Puskesmas C Nawangsasi," kata Sunarya yang menyarankan di Kabupaten Mura dapat berdiri rumah sakit yang khusus melayani orang kaya. "Nanti mereka bisa berobat ke sana ketimbang pergi ke RS di luar Mura. Uang dari orang kaya itu bisa disumbangkan untuk membantu kaum duafa yang membutuhkan pengobatan," imbuhnya. Jika nanti dibangun RS tersebyt tentu diharapkan dapat membantu masyarakat tak mampu yang tinggal di pedesaan. "Jadi harus ada sistem pelayanan, fasilitas yang nyaman sesuai kemampuan bagi orang memiliki uang. Sehingga itu ada pemasukan untuk Kabupaten Mura, dan subsidi bisa untuk kaum Duafa. Pemerintah harus memfasiltasi tenaga medisnya disekolahkan kembali agar lebih profesional. Syukur-syukur rumah sakit ini juga dibangun di Kecamatan Tugumulyo," harap Sunarya.
Ia menambahkan kini pelayanan Puskesmas itu berasal dari wilayah Kecamatan Megang Sakti, Jayaloka, Sumberharta, Purwodadi itu rujukannya ke Puskesmas Nawangsasi. (*)







    ShoutMix chat widget