MUSI RAWAS–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Rawas (Mura), belum bisa memastikan jumlah kertas suara Pemilihan Umum (Pemilu) Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang harus dicetak. Jumlah tersebut baru
bisa ditentukan setelah penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) hasil koreksi Daftar Pemilih Hasil Perbaikan (DPHP).
"Kalau semua kandidat sudah sepakat mengenai DPT, nanti surat suaranya baru kami cetak. Jumlah kertas suara yang nantinya dicetak sesuai dengan DPT ditambah 2,5 persen sebagai cadangan. Jenis surat suara Pemilukada nanti hampir sama dengan uang. Kalau terjadi pemalsuan kertas suara akan diketahui, karena sudah memiliki ciri-ciri khusus. Bila dalam pelaksanaannya ditemukan hal yang mencurigakan akan kami periksa, apakah kertas suara itu asli atau palsu," jelas Sekretaris KPU Kabupaten Mura, Yufran Ibrahim kepada wartawan koran ini, Senin (26/4).
Dijelaskan Yufran, untuk rekanan yang akan mencetak kertas suara sudah ditentukan KPU melalui tender yang dilakukan beberapa waktu yang lalu. Untuk menentukan rekanan yang akan mencetak kertas suara diakuinya KPU Kabupaten Mura tidak sembarangan.
"Berdasarkan pengalaman terdahulu waktu cetak di Pelembang banyak kertas suara yang rusak dan tidak terpakai. Rekanan yang memenangkan tender lelang kemarin sama dengan rekanan yang mencetak surat suara dalam Pemilukada Bengkulu. Hal ini sudah kami beritahukan kepada Kasat Intel Polres Mura dan pihak Polda untuk membantu melakukan pengawasan pencetakan kertas suara," kata Yufran, seraya mengaku lupa nama PT yang memenangkan tender pencetakan surat suara Pemilukada Mura.
Selama pelaksanaan tahapan Pemilukada Mura berlangsung, dikatakan Yufran, pihaknya akan selalu bersikap netral dalam menjalankan tugas. Ia berjanji akan membuat KPU Kabupaten Mura bersih dari permainan yang merugikan masyarakat.
Sedangkan, Divisi Logistik KPU Kabupaten Mura, Suhardi mengatakan, pihaknya sudah menentukan spesifikasi surat suara pasangan calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Mura. Kertas suara yang akan dipakai nantinya menggunakan kertas HVS, berukuran kertas 80 gram berwarna putih berbentuk horizontal,"kata Suhardi, Senin (26/4).
Selanjutnya, kata Suhardi, dalam pengiriman surat suara, KPU lebih mengutamakan mengirimkan logistik ke wilayah yang terjauh. Untuk kotak suara dalam Pemilukada Mura, KPU menggunakan eks kotak suara Pilpres.(09)


    ShoutMix chat widget