Foto : Hetty/Linggau Pos
FOSE BERSAMA : Aji (kopiah putih, red) fose bersama official Kabupaten Mura ketika berada di Hotel Hakmaz Taba Syariah Lubuklinggau, Senin (26/4).



Aji, Qori Terbaik I MTQ XXIV Provinsi Sumsel

Musabaqah Tilawati Quran (MTQ) XXIV tingkat Provinsi Sumatera Selatan di Kabupaten Musi Rawas (Mura) 2010 telah berakhir. Akhir manis ditorehkan kafilah Kabupaten Mura menjadi juara umum menyisihkan 15 kabupaten/kota se-Sumsel. Perasaan sama dirasakan Aji (22), qori terbaik I cabang tilawah tingkat remaja. Berikut kisahnya.



Hetty Arnita, Musi Rawas
RASA gembira saat ini tengah menyelimuti Aji (22), yang baru saja terpilih menjadi qori terbaik pada pelaksanaan MTQ ke XXIV tingkat Provinsi Sumsel di Kabupaten Mura. Atas prestasinya itu, anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Abu Bakri dan Lilis merasa yakin keinginannya memiliki pesantren dapat terwujud.
"Dari kecil saya memang ingin memiliki sebuah pesantren dan anak didik yang banyak. Dengan adanya pesantren berarti semua ilmu yang saya peroleh selama ini bisa tersalurkan kepada anak didik saya," ungkap pria kelahiran Bandung, 17 Oktober 1988, ketika dijumpai wartawan koran ini di Hotel Hakmaz Taba Syariah Lubuklinggau, Senin (26/4).
Lalu Aji menuturkan kemahirannya melantunkan ayat-ayat Al Quran ditekuninya sejak menginjak Sekolah Dasar (SD). Selain itu, dukungan dari kedua orang tuanya yang sangat memperhatikan nilai-nilai keagamaan di keluarga mereka.
"Awalnya saya mendapat dorongan dari kedua orang tua yang memang sangat spesifik dibidang agama. Pada usia SD saya dimasukkan ke pesantren oleh kedua orang tua. Dengan harapan, saya selaku anak pertama bisa memiliki pegangan agama yang kuat," cerita alumni Pondok Pesantren Al Quran Qiroatussab’ah Kabupaten Garut ini.
Lantas, apa saja yang dipersiapkan Aji hingga terpilih menjadi qori terbaik pada MTQ kali ini? Pria yang mengaku baru setahun berada di Bumi Silampari dari kampung halamannya Kota Kembang Bandung, Jawa Barat mengungkapkan, keberadaannya di Kabupaten Mura memenuhi keinginan Bupati Mura yang ingin mewujudkan Mura Darussalam. Loh kok bisa? Ternyata Aji merupakan salah satu anggota dari Forum Guru Ngaji (FGN) yang dibentuk oleh Bupati Mura, Ridwan Mukti, beberapa waktu lalu.
"Kurang lebih setahun saya berada di sini. Selama di Mura, saya bertindak sebagai anggota FGN yang dibentuk bupati untuk mewujudkan program Mura Darussalam. Kebetulan ada moment MTQ di Kabupaten Mura akhirnya saya turut serta untuk memeriahkan acara ini. Alhamdulillah, akhirnya saya bisa meraih juara pada MTQ tingkat Kabupaten Mura yang akhirnya bisa menjadi juara pada MTQ tingkat Provinsi Sumsel," jelas Aji yang gemar olahraga.
Disinggung persiapannya mengikuti MTQ tingkat nasional diadakan di Provinsi Bengkulu pada Juni 2010 mendatang, Aji mengaku telah mempersiapkan sejak dini. Dengan dibantu oleh salah seorang ustadznya, Jajang, motivasi untuk meraih prestasi lebih tinggi lagi sangat didambakannya.
"Bersama Ustadz Jajang yang selalu memberikan motivasi kepada saya makin meyakinkan saya meraih prestasi lebih tinggi lagi. Apalagi untuk MTQ tingkat nasional nanti, mohon doa restunya dari seluruh masyarakat Sumsel supaya bisa memberikan prestasi yang terbaik," pungkas Aji dengan nada merendah.(*)



    ShoutMix chat widget