LUBUKLINGGAU–Innalillahi wa innalillahi roojiun. Kabar duka datang dari arena Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXIV tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Salah seorang official kafilah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), H Kamtarari (41), telah berpulang ke rahmatullah karena terkena serangan jantung, Sabtu (24/4).


Sekretariat panitia MTQ ke XXIV, Faisal menerangkan, Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Agama Islam pada Masyarakat dan Pemberdayaan Masjid (Penamas) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten OKI itu,
terkena serangan jantung sejak pukul 08.00 WIB di hotel tempat mereka menginap. Oleh panitia, Kamtarari dilarikan ke RS dr Sobirin Mura, untuk mendapatkan pertolongan dari tim medis. Kendati tim medis sudah berupaya memberikan perawatan, namun Tuhan berkehendak lain, sekitar pukul 11.00 WIB, H Kamtarari menghembuskan nafas terakhirnya.


"Ketika tiba di rumah sakit, tim medis langsung memberikan pertolongan. Setelah kurang lebih tiga jam mendapatkan perawatan, ternyata Allah SWT berkehendak lain," terang Faisal.
Ditambahkannya, dua menit sebelum menghembuskan nafas terakhir, H Kamtarari sempat melakukan komunikasi melalui SMS -belum diketahui dengan siapa-. Namun, ketika dokter yang menanganinya akan mengambil alat oksigen, tiba-tiba nyawanya sudah tak tertolong lagi.


"Dia sempat SMS-an, dua menit sebelum meninggal. Dan ketika dokter akan mengambil oksigen untuk membantu pernafasannya, tiba-tiba dia sudah dipanggil Yang Maha Kuasa. Untuk itu, dalam kesempatan ini kami atas nama Pemkab Mura mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya salah satu official MTQ Kabupaten OKI ini. Mudah-mudahan amal dan ibadahnya diterima oleh Allah SWT," ucap Faisal.


Dan ba’da Dzuhur, Sabtu (24/4) sekitar pukul 14.00 WIB, jenazah langsung diberangkatkan menuju Kabupaten OKI, untuk dikebumikan dengan difasilitasi Pemkab Mura. "Karena dia berasal dari Kabupaten OKI, maka kami langsung memberangkatkannya ke OKI dengan menggunakan fasilitas Pemkab Mura," pungkasnya.


Sementara menurut informasi didapat di rumah sakit, saat tiba di rumah sakit kondisi Kamtarari sangat lemah. Dari hasil pemeriksaan tim medis, tensi darah Kamtarari menunjukan angka 200/140. "Kami tidak bisa memastikan apakah pasien itu terserang penyakit jantung atau bukan. Namun dari catatan tim medis yang merawatnya, pasien itu terkena hipertensi. Dokter Hadi sempat melakukan tindakan rekam jantung namun belum tahu hasilnya,"ucap salah seorang tim medis yang namanya engan dipublikasikan.(05)


    ShoutMix chat widget