Diduga Ngantuk, Escudo Masuk Jurang

Selasa, 20 April 2010



f-Agus/Linggau Pos
MASUK JURANG : mobil jenis Escudo XL 7 dikemudikan Iskandar (56), warga Jalan Bay Pas Gulai Panca No. 2, depan Kantor Walikota Bukit Tinggi, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat masuk jurang di KM 8 Sumber Agung, kemarin (19/4).




Sekeluarga Luka-luka
LUBUKLINGGAU-Diduga mengantuk, mobil jenis Escudo XL 7 dikemudikan Iskandar (56), warga Jalan Bay Pas Gulai Panca No. 2, depan Kantor Walikota Bukit Tinggi, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat masuk jurang.


Peristiwa kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) itu terjadi Senin (19/4) sekitar pukul 05.30 WIB di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) KM 8 RT 02 Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Lubuklinggau Utara I. Akibat kejadian tersebut, Iskandar beserta keluarganya yakni Yeni Fitri (29), Weni Esmita (30), Zaskia (4), Sarah (8), Deswita (26) dan Edi Neilson (45) mengalami luka-luka.


Ditemui wartawan koran ini di IGD RS dr Sobirin Mura, Yeni sapaan Yeni Fitri menceritakan, kejadian naas dialaminya bermula ia bersama keluarga berangkat dari rumah Minggu (18/4) sekitar pukul 19.30 WIB, dengan menumpang mobil Escudo XL 7 Nopol BA 888 LI menuju Jakarta. "Kami mau pergi ke Jakarta untuk mengikuti pameran inkraf (Pakaian kebaya)," kata korban.


Lanjut Yeni, awalnya mobil itu dikemudikan Edi Neilson. Namun, sampai dipertengahan jalan atau sekitar pukul 03.00 WIB, Edi Neilson bergantian dengan Iskandar karena sudah kelelahan. "Iskandar menggantikan Edi Neilson untuk mengemudikan mobil," ucapnya.


Setiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sambung dia, sopir mobil diperkirakan mengantuk dan kondisi jalan berkabut sehingga tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Akibatnya, mobil yang ditumpangi masuk ke jurang. "Saya tidak ingat lagi sebab saat kejadian mobil berguling-guling sejauh tujuh meter," jelasnya.
Untung saja, tambah Yeni, warga sekitar TKP dan anggota Satlantas Polres Lubuklinggau serta Polsek Lubuklinggau memberikan pertolongan dengan membawa korban ke RS dr Sobirin Mura guna mendapatkan pengobatan. "Kami hanya berharap Hp dan uang kami tidak hilang," harapnya.


Sementara itu, Kapolres Lubuklinggau, AKBP Mukhlis melalui Kasat Lantas, AKP Ferdinand Heryanto didampingi Kanit Laka, Ipda Sadeli saat dihubungi wartawan koran ini membenarkan adanya kejadian tersebut. "Kecelakaan itu diduga akibat sopir mengantuk dan kondisi jalan penuh kabut. Kami berharap kepada pengendara supaya lebih berhati-hati. Kalau mengantuk sebaiknya istirahat terlebih dahulu di rumah makan atau penginapan," katanya.(10)


    ShoutMix chat widget