LUBUKLINGGAU-Sejumlah jalan di Kota Lubuklinggau dalam kondisi rusak, berlubang, dan sebagian aspal mengelupas. Keadaan ini selain mengganggu kenyamanan pengguna jalan juga dapat membahayakan keselamatan para pengendara.
Ironisnya, bagian badan jalan yang berlubang merupakan jalan protokol seperti Jalan Yos Sudarso, Jalan Jendral Sudirman, Jalan A Yani, Jalan Garuda, Jalan Depati Said dan sebagainya. Belum lagi jalan di pinggiran kota.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Lubuklinggau, Rahman Dera melalui Kabid Bina Marga, Baheramsyah saat dikonfirmasi wartawan koran ini menjelaskan, anggaran pemeliharaan jalan yang dianggarkan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Lubuklinggau tahun anggaran 2010 hanya Rp 200 juta. "Dana itu dianggap sangat minim, mengingat begitu banyaknya jalan yang perlu mendapatkan perawatan," jelas Baheramsyah, Rabu (28/4).
Dia memperkirakan, dana perawatan setidaknya dibutuhkan sekitar Rp 800 juta. Maka dari itu pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin menambah anggaran perawatan jalan dalam APBD Perubahan 2010. "Akan diupayakan dalam anggaran perubahan," kata Baheramsyah di Gedung DPRD Kota Lubuklinggau saat menghadiri undangan Komisi III guna pembahasan Laporan Keterangan Pertangung Jawaban (LKPJ) Walikota tahun anggaran 2009, kemarin.
Menurut dia, anggaran Rp 200 juta yang dianggarkan dalam APBD Induk 2010 itu sudah minim. Maka dari itu pihaknya mengutamakan melakukan penambalan jalan-jalan poros, seperti jalan di sekitar Lapangan Merdeka dan sebagainya.
Mengenai rehab Jalan Yos Sudarso, lanjut dia, menjadi kewenangan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dengan dana dari APBN. "Kami sudah menyampaikan usulan kepada DPU Sumsel agar memperbaiki atau menambal bagian Jalan Yos Sudarso, dan Jalan Garuda yang rusak. Bukan hanya Jalan Yos Sudarso, bagian jalan menuju Kecamatan Tugumulyo yang berlubang juga sudah diusulkan kepada DPU Provinsi Sumsel agar diperbaiki. Termasuk Jalan A Yani yang merupakan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum)," ungkapnya.
Dia menambahkan, hingga saat ini pihaknya terus melakukan penambalan jalan berlubang. Baheramsyah tidak menampik masih banyak jalan yang masih berlubang. "Memang masih banyak yang perlu direhab. Karena dananya terbatas sehingga diutamakan merawat jalan poros terlebih dulu," tandasnya.(02)


    ShoutMix chat widget