Image Hosting
Image Hosting

Gabril Protes Ketua Timses Isa-Agung
MUSI RAWAS–Dari empat kandidat bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Mura yang bertarung pada Pemilihan Umum (Pemilu) Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Musi Rawas (Mura), 5 Juni mendatang, ternyata pasangan Ridwan Mukti-Hendra Gunawan yang paling berpeluang. Hal itu merujuk dari jumlah perolehan suara parpol pengusung saat Pemilu Legislatif lalu.

Sebut saja parpol pengusung RM-HG, Golkar mendapatkan 7 kursi, PDI perjuangan 7 kursi, PKS 5 kursi, Gerindra 2 kursi, Demokrat 2 kursi, dan PIS 1 kursi. Bila dikalkulasikan parpol pengusung RM-HG memperoleh 24 kursi di parlemen. Sementara pasangan Senen Singadilaga-Sudirman Masuli hanya diusung dua parpol dengan alokasi 6 kursi di legislatif, dengan rincian PAN 5 kursi dan PBB 1 kursi.

Begitu pula dengan pasangan kandidat balon Isa Sigit-Agung Yubi Utama. Pasangan ini diusung koalisi bersatu yang merupakan gabungan dari empat parpol dengan alokasi 7 kursi di DPRD Kabupaten Mura yakni Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) 3 kursi, Barnas 2 kursi, Hanura 1 kursi dan RepublikaN 1 kursi. Dari tiga pasangan kandidat balon saja sudah 37 kursi di DPRD Kabupaten Mura atau 12 parpol memastikan mengusung calon. Sementara PBR yang dapat 3 kursi justru belum menunjukkan sikap politiknya.

Sementara pasangan Wazanazi Wahid-Untung Supriyanto memilih berlabuh menggunakan 10 parpol non parlemen yakni PPP mendapat perolehan suara saat Pemilu Legislatif 7.876 suara, PPDI dengan 6.707 suara, PPPI ada 4.270 suara, PKPI mencapai 6.341 suara. Kemudian PDK mengantongi 3.017 suara, Patriot memperoleh 1.524 suara, Pelopor dapat 2.887 suara, PNBK mengumpulkan 4.598 suara, PPD meraup 1.437 suara, dan PKNU mencapai 6.626 suara.

Bila mengacu pada jumlah perolehan kursi, maka pasangan RM-HG yang didukung enam parpol dengan 24 kursi di DPRD Kabupaten Mura punya kans untuk menang. Namun perlu diingat dari beberapa parpol yang tergabung tersebut, ada beberapa dikatrol oleh masyarakat Muratara yang notabenenya bakal mendukung calon dari daerah mereka.

Apalagi dari beberapa kandidat bersaing, seperti kita ketahui Ridwan Mukti, Agung Yubi Utama, Wazanazi Wahid, Senen Singadilaga merupakan warga Musi. Sementara Isa Sigit, Sudirman Masuli berasal dari Rawas, Hendra Gunawan dari Selangit dan Untung Supriyanto dari jalur tengah.

Dengan banyaknya calon dari Musi, maka perolehan suara di Musi bakal pecah, begitu pula dengan Rawas dari dua kandidat asal Utara tersebut tentu sama-sama punya kans untuk menang. Artinya kantong suara bakal menentukan kemenangan kandidat balon ada dijalur tengah atau Tugumlyo dan sekitarnya, yang notabenenya dihuni penduduk suku Jawa.
Divisi Teknis KPU Kabupaten Mura, Novriansyah kepada koran ini, Senin (22/3) mengatakan, dari 21 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Mura tentu masing-masing kandidat balon punya lobi kuat untuk menggarap perolehan suara.

“Kalau kita lihat dari jumlah parpol pengusung bisa saja, namun kenyataan nantinya kita tidak tahu bagaimana. Kita tunggu saja bagaimana hasil pemilihan 5 Juni mendatang,” tegasnya singkat.

Sementara itu, klaim dukungan Syarif Hidayat (SH) terhadap kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Mura, pasangan Isa Sigit-Agung Yubi Utama yang dilontarkan Bastari Ibrahim menuai protes. Bahkan klaim tersebut hanya wujud emosional sesaat tanpa dasar yang jelas. Penegasan ini disampaikan Timses Senen Singadilaga-Sudirman Masuli, Gabriel H Fuadi kepada koran ini, Senin (22/3).

“Sampai dengan hari ini (kemarin, red) tidak ada pernyataan dukungan SH terhadap Isa Sigit-Agung Yubi Utama. SH akan bijaksana dalam melihat suara rakyat,” tegas Gabriel.
Gabriel menambahkan, timses SS yakin kalau SH akan memberikan dukungan secara moril kepada Sudirman Masuli. Pernyataan bahwa SH mendukung Isa-Agung hanyalah klaim dukungan yang dilontarkan Bastari Ibrahim bukan SH.

“Saya sudah konfirmasi mengenai hal itu kepada SH. Rupanya pernyataan tersebut bukan sikap politik SH tetapi hanya klaim dari Bastari Ibrahim. Dan kami menilai itu hanya emosional. Lain halnya bila SH menyampaikan langsung sikapnya kepada Isa baru bisa dipercaya,” tambahnya.

Gabriel menilai pernyataan Bastari perlu diluruskan, hal ini didasari dari sifat SH yang diyakini tidak akan memecah masyarakat Muratara. “SH tidak akan mengeluarkan pernyatan yang memecah belah masyarakat Muratara, SH akan memberi dukungan moral saat proses pemilihan,” jelasnya.

Selain itu Gabriel menambahkan pencalonan Isa Sigit hanya berangkat dari faktor emosional lantaran gagal digandeng incumbent. “Masyarakat Muratara tahu dan paham kalau Isa Sigit nyalon karena kecewa bukan berangkat dari niat untuk membangun. Masyarakat Muratara tidak akan memberikan dukungan secara luas kepada kandidat balon yang proses pencalonannya bukan berangkat dari pemikiran yang matang. Masyarakat Muratara sudah pintar dan bisa menentukan pilihannya. Masyarakat Muratara butuh sosok pemimpin yang kuat dan merakyat, semua itu ada pada diri Sudirman Masuli,” pungkasnya.(07)

Image and video hosting by TinyPic

    ShoutMix chat widget