Image Hosting
Image Hosting

Koalisi Besar Terancam Bubar

Sabtu, 06 Maret 2010





foto : Mardiyah/Linggau Pos
kembalikan formulir : Pasangan H Ridwan Mukti dan H Hendra Gunawan didampingi tim pemenangan mengembalikan formulir balon Bupati dan Wakil Bupati di Sekretariat KPU Mura, Jumat (5/3)



RH Makin Melenggang
MUSI RAWAS–Koalisi besar (Gemuk, red) yang sebelumnya bakal mengusung HM Isa Sigit-Akmaludin Mustopa, terancam bubar. Kok bisa! Pasalnya, dari tiga partai politik (Parpol) tergabung dalam koalisi tersebut dua diantaranya sudah merapat ke Partai Golkar Kabupaten Musi Rawas (Mura). Bahkan salah satu parpol sudah menandatangani kontrak politik dengan partai berlambang pohon beringin itu.

Tiga parpol tergabung dalam koalisi Gemuk, antara lain Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Barisan Nasional (Barnas), dan Partai Bulan Bintang (PBB). Dari tiga partai ini bila mereka berkoalisi sudah bisa menghantarkan pasangan kandidat balon menjadi Bupati dan Wakil Bupati Mura pada Pemilihan Umum (Pemilu) Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Mura 5 Juni 2010, karena sudah cukup 15 perolehan suara hasil Pemilu Legislatif atau 6 kursi di RPRD Kabupaten Mura.

Perlu diketahui, 6 kursi tersebut terdiri dari PKPB ada 3 kursi, Barnas dapat 2 kursi, dan PBB 1 kursi. Ironisnya, perpecahan koalisi tersebut terjadi setelah partai yang digawangi oleh Ketua PKPB Kabupaten Mura, Bastari Ibrahim menghantarkan pasangan kandidat Balon Bupati dan Wakil Bupati Mura, Isa Sigit-Akmaludin Mustopa mengambil formulir pendaftaran di KPU Kabupaten Mura, Kamis (4/3) pukul 10.30 WIB.

Parpol yang sudah dipastikan merapat dan menandatangani kontrak politik adalah Barnas, melalui Ketua DPC Barnas Kabupaten Mura, Samiri. Bahkan Jumat (5/3), mantan anggota DPRD Kabupaten Mura tersebut tampak hadir di Sekretariat DPD Partai Golkar Kabupaten Mura, di Jalan Garuda Kelurahan Bandung Kiri Kecamatan Lubuklinggau Barat I, dan terlibat pembicaraan serius dengan pengurus partai yang indentik dengan warna kuning tersebut.

Selain Barnas, PBB juga sudah ada pembicaraan intensif dengan pihak Golkar. Bila hal ini terjadi maka Isa Sigit-Akmaludin Mustopa bakal gagal nyalon, karena PKPB yang hanya punya 3 kursi di legislatif tidak bisa mengantarkan mereka sebagai kandidat balon tanpa koalisi dengan partai lain.

Ketua DPC PKPB Kabupaten Mura, Bastari Ibrahim dihubungi tadi malam mengatakan, dirinya tidak pernah merapat ke Golkar.
Dengan bergabungnya Bernas dan PBB bersama Partai Golkar, artinya pasangan Ridwan Mukti dengan Hendra Gunawan (RH) semakin melenggang untuk merebut kursi Mura 1 dan Mura 2, masa bakti 2010-2015. Ditambah lagi dengan dukungan PKS dan partai lainnya yang berpotensi untuk bergabung dengan Golkar.(07)

Image and video hosting by TinyPic

    ShoutMix chat widget