Image Hosting
Image Hosting


MUSI RAWAS–Akhir Februari 2010 ini Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Pemkab Mura) akan melakukan tender penerbangan reguler (Blocing Sead) Bandara Silampari. Tender tersebut akan diikuti tiga perusahaan pernerbangan, diantaranya Riau Airlines, Bali Airlines, dan Wings Airlines.

“Saat ini kami sedang melakukan persiapan tender, dan melengkapi fasilitas Bandara Silampari sebelum digunakan untuk penerbangan reguler,” kata Kepala Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi, Ari Narsa, Selasa (16/2).

Ditambahkannya, apabila tender operasional penerbangan ini selesai dilaksanakan, maka penerbangan Bandara Silampari tujuan Lubuklinggau-Jakarta dijadwalkan April 2010 mendatang dapat segera dilaksanakan.

Persiapan penerbangan reguler ini Pemkab Mura mensubsidi dana dari APBD 2010 Rp 10 miliar. Hal ini dilakukan untuk memberikan jaminan leading kepada pihak penerbangan agar tetap melayani penerbangan dari bandara ini.

Dikatakan Ari Narsa, sembari pelaksanaan tender akan dilaksanakan ujicoba penerbangan kedua yang akan dilaksanakan pada bulan ini juga. Rencananya ujicoba kedua ini menggunakan pesawat yang berkapasitas 70 penumpang milik Bali Airlines.

Bupati Mura, H Ridwan Mukti mengatakan, anggaran Rp 10 miliar ini diperuntukan untuk subsidi penerbangan dari Lubuklinggau-Jakarta, karena pihak perusahaan penerbangan mau melayani penerbangan jika setiap pulang pergi (PP) dari bandara kursi di pesawat selalu penuh. ”Maskapai mengharapkan setiap kali terbang pesawat harus full, untuk itu kalau ada kursi yang kosong diharuskan dipenuhi,”jelasnya.

Tetapi kalau melihat dari situasi daerah ini kemungkinan setiap kali berangkat pesawat akan penuh dan minimal terisi 70 persen dari 48 kursi yang disediakan pesawat foker 50 ini.

Diungkapkannya, untuk mengoptimalkan penerbangan reguler, diprediksi menghabiskan anggaran berkisar Rp 3 miliar hingga Rp 4 miliar per tahun. Namun, anggaran yang dicadangkan lebih besar untuk mengantisipasi jika kekurangan dana dan kontrak dilakukan selama dua tahun.

Dari ujicoba penerbangan dari Bandara Silampari-Bandara Soekarno Hatta dengan menggunakan pesawat foker 50 yang dimiliki maskapai Riau Airlines merupakan upaya memenuhi persyaratan untuk penerbangan reguler.

Dikatakan bupati, saat ini panjang landasan baru mencapai 1350 meter, namun jika sudah ada penerbangan  reguler dan pusat menyalurkan bantuan, maka dimungkinkan 2011 nanti pesawat jenis Boing sudah dapat mendarat di bandara ini.
”Senilai Rp 10 miliar disubsidi Pemkab Mura, Empat Lawang dan Pemkot Lubuklinggau untuk landclering dan pematangan tanah, anggaran pusat juga akan digunakan untuk memperpanjang landasan menjadi 2050 meter melalui APBN Perubahan 2010 ditambah APBN 2011,”paparnya.

Menurut bupati, tujuan mengoptimalkan penerbangan dan menimbulkan opini investasi di daerah ini kedepan penerbangan akan diperluas tidak hanya ke Jakarta melainkan ke Batam, karena kedua daerah ini merupakan pusat investasi. ”Tiga tahun kedepan Bandara Silampari sudah dapat melayani 5-6 kali penerbangan setiap hari,” harapnya.(11)

Image and video hosting by TinyPic

    ShoutMix chat widget