Image Hosting
Image Hosting

*Leher dan Tangan Nyaris Putus

PUT-Kemarin (16/2) sekitar pukul 08.00 WIB, warga Desa Guru Agung, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu heboh. Pasalnya, ditemukan mayat pria seperuh baya dengan luka bacok pada leher dan tangan hingga nyaris putus. 

Mayat tersebut ditemukan di semak-semak kebun milik korban. Saat ditemukan kondisi mayat penuh darah, diduka korban dianiaya hingga tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 00.00 WIB. Warga yang menemukan mayat itu langsung melaporkan ke Polsek PUT.

Kapolres Rejang Lebong, Umar Said, melalui Kapolsek PUT, Bobi membenarkan ada penemuan mayat seorang laki-laki dengan kondisi luka parah dan mayat itu diketahui bernama Masibang (35).

Diterangkannya, berdasarkan hasil visum dokter Puskesmas desa setempat, diduga korban dibunuh dan dibuang oleh pelaku, karena terlihat di bagian leher bekas gorokan senjata tajam yang diduga sejenis parang
panjang dan luka bacok di tangan. Karena kehabisan darah korban akhirnya meninggal dunia.

Menurut Kapolsek, sampai saat ini pihaknya belum bisa memastikan motif pembunuhan sadis tersebut, apakah penodongan atau perampokan, atau motif lainnya. Termasuk berapa orang pelaku juga belum diketahui. "Dugaan sementara saat korban dibacok berusaha menangkis dengan tangan, sehingga tangannya terluka. Dalam keadaan kesakitan mungkin korban berusaha lari, saat itu leher korban ditebas pelaku dengan parang hingga dia tersungkur dan merenggang nyawa,”jelas Kapolsek.

Saat ini pihak Polsek PUT sedang melakukan penyelidikan, dengan meminta keketarangan beberapa orang warga dan keluarga korban. "Kami akan lakukan penyelidikan berdasarkan keterangan keluarga korban dan saksi yang pertama kali menemukan mayat tersebut, semoga dalam waktu dekat pelaku
dapat teridentifikasi dan berhasil diringkus," harap Kapolsek.

Ditambahkan Kapolsek, berdasarkan keterangan keluarga, korban sudah empat hari berada di kebun. Dan mayatnya ditemukan saat keluarganya hendak mengunjungi korban. Setelah divisum, mayat langsung dimandikan dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Guru Agung.(01)

Image and video hosting by TinyPic

    ShoutMix chat widget