*Sosok Aprillia Thamrin, Ketua DPC PMPB Kabupaten Mura
Kendati saat ini banyak bakal calon (Balon) kandidat Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas (Mura) ambil formulir di berbagai partai politik (Parpol), namun Aprillia Thamrin, menilai Pemilihan Umum (Pemilu) Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Mura 2010 masih krisis calon.
Mardiah, Lubuklinggau
SUHU politik di Kabupaten Mura berangsur-angsur naik. Puluhan balon kandidat Bupati dan Wakil Bupati Mura bermunculan, namun dari sekian banyak balon kandidat tersebut Aprillia Thamrin satu dari dua balon kandidat yang sudah mulai mengambil formulir pendaftaran di parpol yang melakukan penjaringan.
Wanita kelahiran Lawang Agung Kecamatan Muara Rupit, 20 April 1964, yang juga Ketua DPC Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Kabupaten Mura, memastikan akan ikut pada bursa Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Mura, yang akan dilaksanakan 5 Juni 2010 mendatang.
“Sudah banyak balon kandidat bermunculan, tetapi masih krisis pendamping. Kalaupun balon kandidat Bupati dan Wakil Bupati Mura didukung finansial yang memadai, hal itu percuma tanpa dorongan dari pendukung,” tegasnya.
Istri dari Thamrin HD ini menjelaskan, kalau sebagian besar balon kandidat janjikan angin surga pada masyarakat. Namun janji tersebut ditegaskan ibu empat anak ini hanya janji yang tidak akan direalisasikan. “Saya orang yang mudah untuk menampung aspirasi masyarakat, baik dikala senang ataupun susah. Namun tanpa kedudukan aspirasi tersebut hanya saya tampung, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Untuk itu hati saya terketuk untuk ikut mencalonkan diri sebagai balon kandidat Wabup Mura pada Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Mura. Selain itu keinginan untuk membangun Kabupaten Mura agar lebih maju juga jadi alasan pokok kenapa saya ingin mencalonkan diri,” tambahnya.
Anak dari pasangan Ahmad (Muara Rupit) dan Nariah (Desa Bingin Teluk) Kecamatan Rawas Ilir ini menjelaskan, harus ada keseimbangan antara bupati dan wakil bupati. Karena dengan jalan ini bukan hanya pembangunan saja yang merata hingga ke pelosok desa, tetapi kinerja birokrat dan aspirasi masyarakat bisa terserap secara maksimal. Sehingga apa yang dicita-citakan warga punya daerah yang maju dengan segala sektor pendukung bisa tercapai.
“Beberapa hari lalu saya sudah ambil formulir di Partai Gerindra, karena Gerindra hanya dapat 2 kursi di legislatif, artinya masih butuh koalisi untuk usung calon. Makanya Senin (15/2) rencananya saya akan ambil formulir di DPD PAN Kabupaten Mura,” tegasnya.
Ditambahkan salah seorang pengurus DPC PMPB Kota Lubuklinggau, Junaidi menegaskan, selaku kader PMPB bangga anggota PMPB ikut termotivasi membangun Kabupaten Mura dengan mencalonkan diri sebagai wakil bupati.
“Untuk menjadi pemimpin harus ditopang dengan empat aspek pendukung, bukan hanya finansial saja tetapi harus punya pengalaman di organisasi, dukungan keluarga, dan masyarakat. Saya menilai sosok Aprilia Thamrin pantas untuk memimpin Mura kedepan,” pungkasnya. (*)





0 komentar