* Guru-guru Ancam Lakukan Unjuk Rasa
LUBUKLINGGAU-Tunjangan tambahan bagi guru PNS non sertifikasi tahun anggaran 2009 hingga kemarin (16/2) belum dibayarkan. Untuk itu DPRD Kota Lubuklinggau mengharapkan tunjangan segera dibayarkan, sebab para wakil rakyat menilai sudah tidak ada masalah untuk pencairan dana tersebut.
Ketua Komisi I, Yetti Oktarina kepada koran ini usai melakukan pertemuan dengan pengurus PGRI Kota Lubuklinggau dan Ketua Dewan Pendidikan Kota Lubuklinggau mengatakan, DPRD Kota Lubuklinggau khususnya Komisi I mengharapkan tunjangan bagi guru PNS yang non sertifikasi segera dibayarkan. Karena DPRD Kota Lubuklinggau melalui rapat paripurna yang dilaksanakan, Jumat (5/2) lalu, menyetujui hal tersebut dan anggaran akan dimasukkan dalam APBD Perubahan 2010.
“Saya berharap tunjangan bagi guru bisa segera dibayarkan, karena DPRD Kota Lubuklinggau menilai sudah tidak ada lagi kendala dalam pencairan,” tegasnya.
Wanita yang lebih akrab disapa Rina ini menambahkan, untuk tunjangan tersebut pada umumnya ditransfer pemerintah pusat ke kas daerah, cenderung pada saat kabupaten/kota sudah mengesahkan APBD Induk. Sehingga mau tidak mau tunjangan tersebut akan dianggarkan dalam APBD Perubahan.
“Kalaupun dana terlambat masuk hal itu tidak hanya terjadi di Kota Lubuklinggau saja, tetapi menyeluruh di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Dan berdasarkan hasil rapat Komisi I dengan Pemkot Lubuklinggau beberapa waktu lalu Walikota Lubuklinggau, Riduan Effendi diwakili oleh Sekda Akisropi Ayub, tegaskan Disdik dilarang lakukan pemotongan tunjangan terkecuali pajak yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Selain itu Rina mengatakan, kalau DPRD Kota Lubuklinggau sudah melakukan fungsi penganggaran, dan bila tunjangan sudah siap untuk dicairkan maka para wakil rakyat akan kembali melakukan fungsi pengawasan.
“Kalau ada pemotongan silakan para guru laporkan pada DPRD Kota Lubuklinggau,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kota Lubuklinggau, Rusli Tribuwana, didampingi sekretaris, Himawan Sutanto serta Ketua Dewan Pendidikan Kota Lubuklinggau, Hamdan Kamal mengharapkan supaya Pemkot segera membayarkan tunjangan tersebut. Dan apabila dalam waktu dekat tidak dilaksanakan maka ribuan guru mengancam akan melakukan unjuk rasa.
“Kami mohon kepada pemerintah untuk segera membayarkan hak ribuan guru tersebut, apabila dalam waktu dekat tidak dibayarkan maka seluruh guru di Kota Lubuklinggau akan turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasinya,” ungkap Hamdan Kamal.(07/05





0 komentar