*Tebar Pesona Lewat Facebook
MUSI RAWAS-Perang untuk mendapat dukungan pada Pemilihan Umum (Pemilu) Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Mura 2010 tidak hanya terjadi di dunia nyata, namun hingga ke dunia maya (Internet). Melalui jejarig sosial facebook, kandidat balon bupati dan wakil bupati Mura, mulai tebar pesona untuk mendapatkan simpati dan dukungan pemilih.
Tetapi dari sekian banyak kandidat balon bermunculan hanya sebagian yang memilih facebook sebagai jalur untuk cari dukungan. Sebut saja Ridwan Mukti, Ratnawati, Senen Singadilaga, Hendra Gunawan, hingga Fauzi H Amro memilih facebook sebagai langkah untuk dapat dukungan. Kendati begitu tidak mutlak facebook digunakan sebagai alat untuk kampanye (cari dukungan, red), namun ada juga kandidat balon yang manfaatkan hanya untuk berbagi dengan teman.
Dalam facebook sendiri Ratnawati Ibnu Amin (RIA) unggul dengan 2.374 teman, sementara Fauzi H Amro dengan 1.676 teman. Lain halnya dengan Ridwan Mukti yang punya 397 teman, Hendra Gunawan 443 teman, sementara Senen Singadilaga hanya 2 teman. Sedangkan Sudirman Masuli, Syarkowi Wijaya, Sambas, Akmaludin Mustopa, Wazanazi Wahid, Untung Supriyanto, Isa Sigit tampaknya belum menggunakan facebook sebagai langkah untuk dapat simpati.
Menyikapi hal ini Koordinator LSM SUU Kabupaten Mura, Herman Sawiran kepada koran ini, Jumat (19/2) mengatakan, kalau facebook untuk kampanye dan cari dukungan adalah hal biasa yang tidak perlu dibesar-besarkan. Karena segala sesuatunya kembali pada masyarakat karena konsep yang nyata dukungan ada di masyarakat.
“Kalau kandidat balon kandidat gunakan facebook untuk kampanye dan cari dukungan percuma saja, sebab itu tidak akan berarti dan mubazir. Masyarakat butuh yang real bukan retorika,” tegasnya.
Apalagi jabatan sebagai bupati Mura bukan jabatan main-mainan ataupun akal-akalan, sebab untuk duduk dijabatan tersebut butuh kemampuan baik financial maupun hal lain.
“Kalau kandidat balon gunakan pola facebook atau survei itu hak mereka. Namun saya berharap mereka sesama kandidat balon, tidak saling menjegal dan menyudutkan. Saya berharap kandidat balon bisa berkompetisi dengan cara sehat sehingga pola demokrasi benar-benar berjalan,” jelas Herman juga berharap parpol nantinya mengusung figur yang benar-benar mampu memimpin dan membawa Kabupaten Mura kearah perubahan.
Lantas bagaimana tanggapan KPU Kabupaten Mura dengan hal ini? Saat dikonfirmasi Divisi Teknis KPU Kabupaten Mura, Novriansyah menjelaskan, selagi belum ada calon maka hal ini sah-sah saja. Lain halnya bila jadwal kampanye sudah berakhir.
“Sah-sah saja cari dukungan melalui facebook apalagi saat ini KPU Kabupaten Mura belum menetapkan calon. Kalau sudah menetapkan calon tidak ada larangan untuk sosialissi di dunia maya, karena tidak ada aturan yang membatasi, kalau secara nyata memang begitu jadwal kampanye berakhir maka seluruh atribut kampanye dilakukan calon dilarang,” pungkasnya. (07)





0 komentar