Image Hosting
Image Hosting

LUBUKLINGGAU-Dua tahun sudah Riduan Effendi dan SN Prana Putra Sohe (RINA) menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau periode 2008-2013. Banyak kemajuan di berbagai sektor yang telah ditunjukkan oleh pasangan ini. Kendati demikian, masyarakat justru menilai kepemimpinan RINA justru tidak tegas.

Demikian diungkapkan Bas, salah seorang warga Kelurahan Taba Pingin, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, kepada Linggau Pos ketika diminta pendapat mengenai dua tahun kepemimpinan RINA.

“Dua tahun kepemimpinan RINA memang telah banyak kemajuan di berbagai sektor. Seperti di sektor sosial, ekonomi, budaya, kesehatan, pendidikan, pariwisata dan keamanan. Tetapi, masih banyak saja masyarakat yang belum merasakan kemajuan tersebut apalagi rakyat miskin. Dan kami melihat kepemimpinan RINA terkesan tidak tegas untuk memajukan Kota Lubuklinggau,” ungkap Bas.

Sementara itu, Maryam, salah seorang pedagang gerobak di Terminal Pasar Atas Kota Lubuklinggau menilai, dua tahun kepemimpinan RINA sudah sesuai dengan harapannya. Sebab, selama dipimpin RINA tidak pernah terjadi pengusiran pedagang di lokasi tempat ia berdagang.

“Pada dasarnya kami sangat mendukung kepemimpinan RINA, karena selama ini tidak pernah ada pengusiran pedagang seperti yang pernah dilakukan pemimpin terdahulu. Untuk itu, kami selalu mendukung dan mudah-mudahan kedepan semakin lebih baik,” ucap Maryam.

Lain halnya, dengan Fat seorang guru di salah satu SD di Kota Lubuklinggau. Dirinya menilai, kepemimpinan RINA belum sesuai dengan harapannya sebagai seorang guru. Sebab, tampaknya RINA tidak memperhatikan dunia pendidikan di Kota Lubuklinggau. Terbukti masih banyaknya kebutuhan guru yang tidak terpenuhi terlebih lagi guru yang bertugas jauh dari pusat kota.

“Kami berharap walikota dan wakil walikota sekarang dapat memikirkan nasib guru, apalagi guru yang bertugas di daerah yang sulit terjangkau. Kemudian untuk tambahan penghasilan guru hendaknya segera dicairkan karena itu memang untuk hak-hak guru,” harap Fat yang sudah mengabdi puluhan tahun itu sebagai guru.

Sementara itu, Walikota Lubuklinggau, Riduan Effendi mengatakan, dua tahun kepemimpinannya akan menjadi bahan evaluasi untuk kinerjanya kedepan yang masih tiga tahun lagi. Dan bagi sektor yang dirasa belum sempurna kami akan selalu perhatikan.

“Mungkin di berbagai bidang kami belum sempurna, akan tetapi kami akan terus perhatikan semuanya. Untuk itu kami mohon kepada insan pers dan LSM untuk memberikan masukan kepada kami demi kemajuan Kota Lubuklinggau sesuai dengan visi dan misi walikota,” kata Riduan.(05)

Image and video hosting by TinyPic

    ShoutMix chat widget