*Sosok Ketua DPRD Kota Lubuklinggau, Hasbi Asadiki
Menjalani rutinitas sebagai politikus muda rupanya tidak mudah. Beban berat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dan membawa Kota Lubuklinggau kearah perubahan tengah dilakukan. Dan Langkah awal yang ditempuh Hasbi Asadiki menuju arah perubahan dengan membuka ruang waktu seluas-luasnya bagi warga Kota Lubuklinggau.
Mardiah, Lubuklinggau
Pria satu ini bisa dikatakan berhasil dalam berkarier, bahkan beberapa tahun terakhir merupakan tahun keberuntungan bagi Hasbi Asadiki. Diusia ke-35 tahun, pria kelahiran Sungai Baung, 11 Mei 1975 sudah menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Lubuklinggau dan Ketua KNPI Kota Lubuklinggau.
Rupanya hal itu tidak dengan mudah bisa diraih oleh suami dari Vivi Mardayanti, sebab pria yang punya wajah mirip dengan presiden Amerika, Barack Obama ini mengawali kariernya dengan aktif diberbagai organisasi. Mulai dari organisasi kepemudaan hingga organisasi kemasyarakatan lainnya.
“Dahulunya saya aktif di Pemuda Panca Marga (PPM) dan KNPI, dan dilatarbelakangi dengan jiwa organisasi saya mencoba untuk bergabung dengan partai politik,” tegas Hasbi.
Bapak tiga anak ini menjelaskan, keinginanya untuk dekat dengan masyarakat jadi dorongan untuk bergabung dengan parpol dan terjun kedunia politik. Sejak 13 tahun berkecimpung di parpol, menghantarkan Hasbi menjadi Ketua DPRD Kota Lubuklinggau.
“Pada 1997 saya aktif di Partai Golkar Kabupaten Mura, tetapi saat Kota Lubuklinggau terbentuk saya pindah ke Partai Golkar Kota Lubuklinggau. Dan 2004 saya ikut mencalonkan diri sebagai Anggota DPRD Kota Lubuklinggau. Alhamdullilah dua kali saya mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kota Lubuklinggau saya terpilih,” jelasnya.
Lebih kurang 13 tahun bergabung di parpol banyak hal menarik ditemui Hasbi, salah satunya bisa memperjuangan aspirasi masyarakat, dekat dengan masyarakat dan tidak kalah pentingnya orang politik tidak punya batasan waktu yang jelas dalam bekerja. “Sebagai politikus harus membuka ruang waktu yang luas untuk masyarakat, karena dengan cara ini aspirasi masyarakat bisa kita serap untuk diperjuangkan di DPRD. Yakni saat melakukan pembahasan APBD dalam hal ini pembangunan,” tambahnya.
Ayah dari Amanda Putri Hafiza, M Faraz dan Syakira ini menjelaskan, saat ini pola pikir masyarakat sudah maju, sehingga masyarakat tidak akan memberi dukungan penuh bagi politikus yang hanya dekat dengan warga saat punya kepentingan. “Pada dasarnya yang diinginkan masyarakat tidak banyak, masyarakat hanya ingin wakil-wakilnya di legislatif bisa memperjuangkan sarana dan prasarana pembangunan, dan harga sembako murah dan stabil. Meski tidak rumit, hal ini sangat diinginkan warga, untuk itu saya berharap pada para wakil rakyat untuk rutin turun ke masyarakat jangan hanya punya kepentingan saja menemui mereka,” kata Hasbi.
Selain itu Hasbi menambahkan kalau organisasi membuatnya bijak dalam mengambil keputusan dan mendidik pribadinya lebih matang. “Saya menjalani hidup seperti air mengalir, kalau kita disiplin dan miliki kemampuan tentu banyak hal bisa dilakukan,” pungkasnya. (*)





0 komentar