Image Hosting
Image Hosting


MUARA KELINGI-Bupati Musi Rawas (Mura), H Ridwan Mukti, kemarin, selama lebih kurang 8 jam mulai pukul 10.00 WIB hingga 18.00 WIB meninjau sejumlah lokasi banjir di Kecamatan Muara Kelingi dan Muara Lakitan. Didampingi Camat Muara Kelingi, Musadik Nanguning menyisiri rumah warga yang terendam banjir dengan naik perahu Dholpin milik Dinas Sosial (Dinsos) Mura.

Lokasi banjir disurvei bupati dimulai dari Kecamatan Muara Lakitan diteruskan ke Muara Kelingi. “Survei bupati dan rombongan mulai dari pukul 10.00 WIB antara lain ke Desa Prabumulih, Semangus, Sungai Pinang, Tambangan, Bingin Jungut, Lubuk Tua, Lubuk Muda, dan Mambang. Bupati saat itu naik perahu Dholpin dan melihat keadaan warga yang rumahnya terendam air akibat banjir,” kata Kabag Humas Setda Mura, Suryadi NZ kepada Linggau Pos, Selasa (23/2).

Cukup lama bupati mendatangi rumah warga dan bertanya tentang keadaan mereka untuk mengetahui apa saja yang mereka alami akibat banjir tersebut. “Mobil dinas bupati terpaksa ditinggalkan, karena tidak mungkin masuk ke kawasan banjir. Dan tepat pukul 18.15 WIB perahu Dholpin itu sudah merapat di dekat jembatan Muara Kelingi untuk selanjutnya bupati menuju posko kesehatan di kawasan Kelurahan Muara Kelingi. “Bupati langsung menuju ke tenda untuk mengajak kepala dinas mengikuti rapat membahas banjir yang melanda kawasa Kecamatan Muara Kelingi. Saat itu bupati menyatakan setelah melakukan survei dari pagi hingga sore, maka bupati menyimpulkan kejadian ini bukan banjir musiman tetapi musibah bencana alam. Karena sudah musibah, maka bupati memberikan sejumlah instruksi kepada kepala SKPD untuk mengantisipasi keadaan ini,” papar Suryadi menyitir pernyataan bupati.
Dalam kesempatan itu, bupati juga minta kepada Asisten III, H Sulaiman Kohar serta Bagian Ekonomi, agar mempersiapkan beras untuk korban banjir di tiga kecamatan. Dimana masing-masing kecamatan mendapatkan 3 ton beras per kecamatan. “Bupati menginstruksikan agar bantuan dari pemerintah juga swasta dipusatkan di posko bencana kecamatan. Nantinya camat dan usur kecamatan akan melakukan koordinasi dengan Satkorlak untuk menyebarkan atau menyalurkan bantuan yang dibutuhkan masyarakat,” papar Suryadi.
Nah, saat itu bupati juga mengingatkan agar para pejabat yang desanya terkena banjir agar melakukan pengecekan ketempat mereka berasal. Para pejabat mesti mengecek desanya serta mencari solusi mengatasi banjir ini. “Bupati juga minta agar masyarakat yang terkena banjir tabah atas cobaan diberikan Allah SWT. Dan bupati minta kepada Dinas PU Cipta Karya juga Kesbangpol Linmas agar melakukan suplai air bersih yang dibutuhkan masyarakat. Selain itu kepada Dinas PU Bina Marga dapat melihat kondisi jalan yang terendam bagaimana keadaannya sekarang,” papar Suryadi yang pernah menjabat camat Sumber Harta ini. Tidak lupa juga bupati mengingatkan pada Distamben Mura tetap memantau jaringan listrik di desa-desa. Sebab, informasinya ada jaringan listrik di Kecamatan Muara Lakitan yang roboh terkena terjangan air.
Direncanakan hari ini (24/2), bupati kembali melakukan kunjungan ke BTS Ulu guna melihat korban banjir di sana. Rombongan akan berangkat pagi hari mulai pukul 06.30 WIB dengan rute ke desa yang terendam. Kemarin, kata Suryadi, kondisi air di Kecamatan Muara Kelingi mulai surut lebih kurang 60 cm. (06)

Image and video hosting by TinyPic

    ShoutMix chat widget