*Mahidin Akma, Kandidat Balon Ketua Dekopinda Linggau
Meski Musyawarah Daerah Dewan Koperasi Daerah (Musda Dekopinda) Kota Lubuklinggau masa bakti 2009-2014 belum dilaksanakan, tetapi nama-nama bakal calon (Balon) sudah bermunculan. Salah satunya Mahidin Akma (46) yang sudah lama menekuni dunia koperasi ini, menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah jika dipercaya memimpin Dekopinda Lubuklinggau lima tahun kedepan.
Budi Santoso, Lubuk Kupang
RUMAH pria berkumis ini dengan mudah ditemukan, karena dibangun di pinggir Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Kelurahan Lubuk Kupang, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I. Saat disambangi Senin (1/3) sore, Mahidin yang memiliki nama panggilan Kyai, karena ia berasal dari Martapura Kabupaten OKU Timur, sedang duduk di teras toko miliknya. Dengan ramah ia menyambut kedatangan wartawan koran ini.
Singkat cerita, Mahidin menjelaskan motivasi dia maju sebagai kandidat balon Ketua Dekopinda Lubuklinggau. Tanpa ragu suami Misrawati ini menyebutkan bahwa ia punya keinginan menggiatkan gerakan koperasi di kota Sebiduk Semare ini. “Tapi bukan berarti selama ini koperasi yang ada tidak giat. Saya hanya ingin menghimpun gerakan koperasi di Lubuklinggau ini memiliki wadah yang jelas. Saya ingin gerakan koperasi di sini semakin baik pada tahun mendatang,” ungkap ayah dari Prem dan Iin, yang sejak 1992 menggeluti dunia perkoperasian.
Saat ini saja Mahidin dipercaya sebagai Pimpinan Koperasi Serba Usaha (KSU) Bina Karya Lubuklinggau. Berbekal pengalaman tersebut, ia merasa saatnya mencalonkan diri pada musda Dekopinda Lubuklinggau sebagai ketua. Apalagi dorongan dari teman-teman sesama pengurus Dekopinda untuk maju membuat kepercayaan diri alumnus STIE Mura ini, makin kuat.
“Saya juga mendapatkan saran dan masukkan agar maju pada musda nanti, dan saya mengucapkan terima kasih atas dukungannya. Kembali saya tegaskan bahwa ada baiknya koperasi itu dipimpin oleh orang yang benar-benar memiliki kiprah di bidang koperasi. Sehingga gerakan koperasi akan semakin berkembang dan makin maju,” papar Mahidin.
Dan yang paling penting, lanjut dia, ada komitmen untuk memajukan koperasi bersama-sama dengan pengurus Dekopinda lainnya. Apalagi dari data dihimpun Dekopinda di Kota Lubuklinggau sedikitnya ada 70 gerakan koperasi yang eksis. “Dengan menjadikan Dekopinda sebagai wadah dari gerakan koperasi ini,, maka kemungkinan nanti koperasi yang ada akan bertambah jumlahnya,” harap Mahidin juga menyebutkan, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dari pengurus koperasi juga mesti menjadi perhatian pihaknya.
Soalnya kualitas SDM yang baik akan menghasilkan kinerja maksimal. Dan juga Mahidin memiliki ide yang akan menyatukan koperasi yang sama visi dan misi. Misalnya, koperasi simpan pinjam alangkah baiknya diplotkan untuk simpan pinjam.
Begitu juga dengan waserda, maka akan dikembalikan sesuai dengan fungsi awalnya selaku waserda. “Yang jelas kita mesti mengelola koperasi sesuai dengan jati diri kita agar dalam kepengurusan juga mesti jujur. Apalagi mengelola koperasi ini membutuhkan kepercayaan,” tambahnya menutup perbincangan.(*)





0 komentar