MUARA BELITI-Para Tenaga Kerja Sukarela (TKS) Rumah Sakit (RS) Muara Beliti merasa kurang mendapat perhatian dari manajemen RS itu sendiri. Pasalnya, meskipun mereka sudah hampir satu tahun mengabdi, namun tidak diperjuangan untuk diangkat menjadi Tenaga Kerja Sukarela Terdaftar (TKST).
“Kami sebagai perintis, pelaksanaan ujicoba pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan tim medis. Tetapi, dari jumlah 15 orang, tidak satupun diantara kami yang diperjuangan untuk menjadi TKST formasi 2010,”kata Em, salah seorang TKS, RS Muara Beliti, kepada Linggau Pos, Sabtu (16/1).
Em dan teman-temannya sangat kecewa pada pihak manajemen RS Muara Beliti, yang terkesan tidak menghargai pengabdiannya selama ini. Menurut Em, semestinya dia bersama 14 orang temannya diangkat menjadi TKST sejak Februari 2009 lalu. “Alangkah baiknya kami yang diangkat menjadi TKST, bukan yang baru sebulan bekerja yang diusulkan dan diangkat menjadi TKST,” tegasnya.
Diakui Em, sejak ikut merintis mengaktifkan RS Muara Beliti memang tidak ada perjanjian akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), tetapi ia berharap adanya perhatian Pemkab Mura agar diangkat menjadi TKST. Namun, hingga penyerahan SK penempatan yang dilakukan Bupati Mura, Ridwan Mukti, mereka yang sudah lama mengabdi tidak diangkat menjadi TKST. Dan disinyalir adanya upaya manajemen untuk menyingkirkan perawat lama dengan tenaga perawat yang baru.
Em mewakili rekan-rekannya berharap agar manajemen dapat mempertimbangkan kinerja mereka yang memang sudah dididik dan mengikuti magang keperawatan di RS Sobirin Mura.
Penanggung jawab RS Muara Beliti, dr Harun menuturkan, TKS yang memang sudah sejak awal mengabdi di RS Muara Beliti akan diperjuangkan untuk ikut TKST pada tahun depan. ”Belum diusulkannya mereka untuk menjadi TKST tahun ini, karena kami belum memiliki dana cukup untuk membayar insentif mereka,” kata Harun.
Untuk itu, Harun minta kepada TKS yang memang selama ini mengabdi dan tidak diberi insentif tersebut untuk dapat bersabar, disamping itu juga kegiatan pelayanan di RS Muara Beliti memang belum maksimal. Dan masih dalam tahap ujicoba sembari menunggu keluarnya izin operasional.(11)





0 komentar