* 2009 Ada 23 Kasus
MUSI RAWAS-Berdasarkan data Dinas Kesehatan Musi Rawas (Mura) 2009 terdapat 23 kasus suspek Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyebaran virus Dengue ini terdapat di 12 kecamatan, dan penderita di setiap kecamatan mencapai dua sampai tiga penderita.
Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan, Harun Sohar, melalui Kasi Surfailens, Nasrul banyumi kepada wartawan koran ini, Sabtu (23/1).
Dilanjutkannya, penyebaran DBD yang ditularkan nyamuk Aedes Aegypti ini diantaranya di wilayah Kecamatan Muara Rupit, STL Ulu Terawas, Rawas Ulu, dan Kecamatan BTS Ulu. Kemudian di Kecamatan Megang Sakti, Muara Beliti, Nibung, Tuah Negeri, Jayaloka, Selangit, Karang Jaya, serta Kecamatan Tugumulyo.
Sedangkan 2008, suspek DBD ini diderita 10 orang, menyebar di Kecamatan Karang Jaya dua kasus, Kecamatan Karang Dapo dan Jayaloka hanya satu kasus, serta Kecamatan Muara Beliti dua kasus. Selanjutnya di Kecamatan Muara Kelingi, Rupit dan Kecamatan Rawas Ulu satu kasus.
Diakuinya, dilihat dari data yang ada saat ini ada peningkatan penderita suspek DBD dari tahun sebelumnya. Pihak Dinkes mendapatkan laporan adanya kasus DBD, langsung menindaklanjuti dengan melakukan fogging focus, yaitu melakukan penyemprotan di wilayah terdapat penderita suspek DBD. Kemudian melakukan Penyelidikan Epidemilogi (PE) melalui pemeriksaan jentik dan pemeriksaan panas di sekitar rumah penderita.
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Mura, Yanuar Saleh menuturkan, selain melakukan fogging focus, pihaknya juga melakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang upaya pencegahan penyakit DBD, dengan pembersihan sarang nyamuk dan pemeriksaan jentik nyamuk berkala secara rutin di setiap kecamatan.
Ditambahkannya, salah satu parameter untuk mewujudkan Indonesia Sehat 2010 di Kabupaten Mura, menurunkan angka prevalensi penyakit. Untuk program DBD standar pelayanan minimal yang harus dicapai dengan indikator Angka Bebas Jentik (ABJ) lebih dari 95 persen, angka kesakitan diupayakan kurang dari 1 per 100.000 penduduk. Kemudian angka kematian kurang dari 1 persen, dengan sasaran seluruh masyarakat agar terbebas dari penyakit demam berdarah.
Masih tingginya penderita dan juga wilayah penyebarannya virus Dengue mendapat perhatian serius pihak Dinkes. Kedepan pihaknya meningkatkan pengawasan terhadap penyakit DBD, dan mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat melalui desa siaga. (11





0 komentar