MUSI RAWAS- Hilangnya sembilan travo lampu landasan di Bandara Silampari, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, masih dalam penyelidikan aparat kepolisian Kota Lubuklingau.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Kabupaten Mura, Mansyur Daniel, Senin (18/1). Ia mengatakan selian aparat kepolisian resor kota Lubuklinggau juga didatangi dari Polda Sumsel guna melacak keberadaan pencurian travo Bandara Silampari.
“Kita menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kepada aparat kepolisian untuk mengungkap pelaku pencurian travo tersebut,” kata Mansyur Daniel pada wartawan, kemarin.
Informasi diperoleh koran ini, kemarin Polres Mura dibantu tim Polda Sumsel sudah mengecek Tempat Kejadian Perkara (TKP), namun sejauh ini pihaknya belum mendapat keterangan dari hasil pengecekan tersebut.
Dilanjutkan Mansyur Daniel, hilangnya travo penerangan landasan bandara tersebut tidak berpengaruh dengan pengecekan kelayakan izin terbang Bandara Silampari, yang dilakukan Dirjen Perhubungan.
“Untuk uji coba penerbangan dilakukan pada siang hari jadi tidak terpengaruh dengan penerbangan. Karena lampu penerangan landasan itu digunakan untuk penerbangan pada malam hari,” kata Mansyur Daniel.
Selain itu saat pengecekan dilakukan Dirjen hanya mengecek kelayakan landasan, baik ketebalan panjang landasan pacu dan kelengkapan lainnya selama tiga hari.
“Kita hanya bisa berharap landasan Bandara Silampari dapat digunakan serta dimanfaatkan untuk penerbagan pesawat foker 50, dan bahkan pesawat besar lainnya,’ kata Mansyur.
Sementara itu, Bupati Musi Rawas, Ridwan Mukti menyayangkan adanya pencurian travo tersebut, dan dirinya berharap kepada aparat kepolisian dapat mengungkap pelaku pencurian.
Dijelaskan Bupati, Bandara Silampari dapat digunakan untuk penerbangan pada awal Maret 2010 sembari menungu selesainya perizinan penerbangan, yang saat ini masih dalam pengecekan Dirjen Perhubungan Darat.
“Kita masih mencari maskapai penerbangan yang ingin melakukan penerbangan dari Lubuklinggau jurusan Jakarta yang saat ini kita masih menlakukan lobi dengan perusahaan penerbangan Bali Air Lines,” kata Bupati di kantor Disperindagsar Mura, kemarin.
Namun, lanjut dia, perjanjian kerja sama dengan maskapai penerbangan lainnya akan terus dijajaki, baik itu Sriwijaya Air maupun maskapai lainnya. (11)





0 komentar