TPK-Dua orang warga Desa Kebur, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) yakni Zulkifli (35) dan Hengki (22) harus menjalani perawatan tim medis RS dr Sobirin Musi Rawas. Pasalnya, kedua korban yang diketahui paman dan keponakan itu, mengalami luka tusuk di bagian perut hingga ususnya terburai diduga akibat ditikam temannya, Feriansyah alias Ilok (19), warga yang sama.
Peristiwa berdarah itu terjadi Senin (11/1) sekitar pukul 17.00 WIB, di lapangan Bola Desa Kebur, Kecamatan TPK. Dugaan sementara, motif penikaman itu akibat saling ejek antar teman.
Informasi dihimpun Linggau Pos, di RS dr Sobirin Musi Rawas menceritakan, peristiwa itu berawal Hengki, Zulkifli dan tersangka serta teman-temannya yang lain sedang asyik bermain sepak bola di lapangan bola Desa Kebur. Belum diketahui penyebabnya, tiba-tiba Feriansyah bersitegang dengan korban.
Buntutnya, pelaku diduga mengambil pisau yang diselip dipinggangnya lalu menikamkan ke tubuh Hengki. Melihat Hengki ditikam, Zulkifli, mencoba membantunya namun Feriansyah makin beringas lalu menghujamkan pisau ke perut Zulkifli. Akibat terkena tikaman, kedua korban tersungkur ke tanah karena mengalami luka tusuk di bagian perut bawah dan ususnya keluar.
Usai menikam, Feriansyah melarikan diri ke rumah Kades Kebur, Marhong, dengan tujuan menyerahkan diri. Sementara itu, kedua korban langsung dilarikan ke IGD RS dr Sobirin Musi Rawas guna mendapatkan pertolongan tim medis. Sedangkan warga lainnya melapor ke Polsek Muara Beliti.
Menerima informasi kejadian itu, anggota buru sergap (Buser) Polsek Muara Beliti, Brigpol Asri mendatangi lokasi kejadian lalu mengamankan Feriansyah ke sel tahanan Mapolsek Muara Beliti.
Kades Kebur, Marhong, kepada wartawan koran ini membenarkan peristiwa tersebut. Dikatakannya, motif penikaman diduga saling mengejek antara korban dan tersangka.
“Informasinya, korban diduga mengejek kepada Feriansyah dengan berkata ‘Ngapo kau cengengesan’ lalu terjadilah perkelahian hingga tersangka menikam korban. Melihat Hengki ditikam, pamannya berusaha membantu namun ikut ditikam Feriansyah,” jelasnya.
Terpisah, Kapolres Musi Rawas, AKBP Mukhlis melalui Kasat Reskrim, AKP Maruly Pardede saat dikonfirmasi tadi malam, membenarkan adanya kejadian tersebut. “Tersangka dan barang bukti (BB) berupa pisau sudah diamankan di Mapolsek,” katanya. (10)





0 komentar