Image Hosting
Image Hosting

* Rencana H Saidi HZ, Kakandepag Kota Lubuklinggau

Senin (11/1), estafet kepemimpinan di tubuh Kantor Departemen Agama (Kandepag) Kota Lubuklinggau diamanahkan kepada H Saidi HZ, menggantikan HM Asri yang pindah tugas dan diangkat sebagai Kandepag Kota Pagaralam. Sempat tidak percaya dengan jabatan yang diberikan kepadanya, namun tetap komitmen memberikan yang terbaik.
Hetty Arnita, Lubuklinggau
BERTEMPAT di kantor Wilayah Depag Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Jalan Ade Irma Suryani Palembang, Senin (11/1), H Saidi HZ secara resmi dilantik menjabat sebagai Kakandepag Kota Lubuklinggau. Pelantikan tersebut dilakukan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Depag Provinsi Sumsel, Najib Haitami.

Hari itu merupakan awal kehidupan baru bagi karir pria yang akrab disapa Saidi ini. Dan sebagai langkah pertama sebagai Kakandepag Kota Lubuklinggau adalah menyusun perangkat kerja, diantaranya mengusulkan pegawai Depag untuk dipromosikan menduduki jabatan Kasubbag TU dengan catatan telah memenuhi persyaratan.

“Nama pegawai yang diusulkan nantinya akan disampaikan kepada Dewan Pertimbangan Jabatan Kanwil Depag Sumsel. Untuk menentukan promosi jabatan itu merupakan kewenangan dari Kakandepag,” terang Saidi kepada Linggau Pos, di rumahnya, Jalan Pioner depan SMK Negeri 3 Lubuklinggau (STM Negeri, red), Kamis (14/1).

Langkah selanjutnya, dia akan menyusun program kerja yang dititikberatkan pada peningkatan kualitas pendidikan agama di Kota Lubuklinggau. Peningkatkan kualitas pendidikan di madrasah akan menjadi fokus utama program kerjanya.

“Tidak bisa dipungkiri bahwa kualitas Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) di Kota Lubuklinggau kurang memadai dibandingkan dengan sekolah sederajat lainnya. Untuk itu, langkah kedepan kami akan berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas MIN supaya lebih baik lagi,” janji pria kelahiran Rupit, 27 Juni 1963 silam.

Ditambahkan bapak dari M Alfin Dzikri (15), Amrina Rosyada (10) dan Farras Fadiyah (8), masih rendahnya kualitas MIN di Kota Lubuklinggau tidak terlepas dari letaknya yang berada di pinggiran kota. Hal inilah yang menyebabkan sebagian besar masyarakat ‘enggan’ menyekolahkan anak mereka ke MIN karena letak sekolah yang jauh.

Untuk itu pihaknya merencanakan akan menambah MIN dan MTsN di Kota Lubuklinggau. Sebab, selama ini Depag Kota Lubuklinggau hanya memiliki satu MIN dan MTsN. “Kami akan mengusulkan kepada Kanwil Depag Sumsel untuk menambah MIN. Tentunya mencari lokasi strategis yang letaknya tidak jauh dari pusat kota,” kata suami dari Hj Eka Silvana Lastia ini.

Putra pasangan H Zulkifli (Alm) dan Hj Maimunah mengaku, jabatan yang diamanatkan kepadanya harus dijaga dengan sebaik-baiknya untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT. Untuk itu, dia berharap, supaya semua pihak dapat bekerjasama dalam rangka mewujudkan program pemerintah menjadikan Kota Lubuklinggau yang madani.(*)

Image and video hosting by TinyPic

    ShoutMix chat widget