*Aktivitas Warga Terhambat
MUSI RAWAS-Jalan provinsi yang menghubungkan Desa Babat Kecamatan Sumber Harta dengan Desa Sumber Karya Kecamatan STL Ulu Terawas putus selebar tiga meter, menyusul ambruknya gorong-gorong terjangan air Sungai Malus.
Dampak putusnya jalan itu menyebabkan akses trasportasi menuju beberapa kecamatan ikut terkendala. Namun, berkat inisiatif masyarakat Desa Babat, kini telah dibangun jembatan sementara.
“Jalan itu putus, Rabu (6/1) lalu. Dan kini sudah dilaporkan kepada Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumsel. Bahkan tim dari provinsi,” terang Camat STL Ulu Terawas, Yudi Fachriansyah, Jumat (8/1).
Dilanjutkannya, saat ini jalan tersebut sudah dapat dilalui dengan menggunakan jembatan darurat yang dibuat oleh warga Desa Babat dan Desa Sumber Karya. Dia berharap kepada Dinas PU Bina Marga yang bertanggung jawab atas kondisi jalan ini segera dapat memperbaikinya.
Terpisah, Agung (45), warga setempat yang sering melewati jalan itu mengaku kesulitan saat melintasi jembatan tersebut. Disamping kondisinya masih darurat, mereka juga harus membayar iuran.
“Kami pengguna jalan yang sering melintasi jalan itu berharap jalan yang putus tadi segera dapat diperbaiki karena merupakan jalur perekonomian masyarakat dari beberapa kecamatan di Kabupaten Mura,” imbuhnya.
Apa tanggapan pihak terkait? Salah seorang anggota pengawas PU Bina Marga Provinsi Sumsel, Yanto menuturkan, putusnya sarana transportasi tersebut sudah dilaporkan ke Dinas PU Bina Marga Sumsel. Pihaknya juga sudah meninjau lokasi yang terletak di KM 29 perbatasan Desa Babat dan Sumber Karya.
“Mudah-mudahan akan cepat dikerjakan karena jalan itu merupakan akses vital bagi masyarakat Kecamatan STL Ulu Terawas maupun Kecamtan Sumber Harta,” ucap dia.
Pembangunannya sendiri diperkirakan akan menggunakan dana tanggap darurat bencana sehingga bisa segera dilaksanakan.(11)





0 komentar